SPONSORED

Analisis F1 2026: Keputusan Kontroversial Lewis Hamilton di GP Singapur

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Analisis F1 2026: Keputusan Kontroversial Lewis Hamilton di GP Singapur
TO NEWS OVERVIEW
Lewis Hamilton© XPB

Peluang podium Lewis Hamilton di Grand Prix Singapur harus kandas akibat keputusan strategis yang diambilnya sendiri di atas lintasan Marina Bay Street Circuit. Pembalap senior asal Inggris tersebut secara terbuka mengabaikan instruksi krusial dari dinding pit tim untuk masuk mengganti ban baru saat periode Virtual Safety Car diberlakukan. Langkah mandiri ini justru berbalik menjadi bumerang bagi performa mobil SF-26 miliknya.

Strategi awal yang dirancang oleh kubu Maranello sebenarnya sangat masuk akal demi mengamankan posisi finis podium ganda serta memberikan tekanan maksimal kepada sang pemimpin lomba. Dengan memasangkan kompon karet segar, manajemen ban diharapkan mampu bertahan hingga garis finis. Namun, peraih tujuh gelar juara dunia tersebut merasa kompon yang melekat di kendaraannya masih memiliki konsistensi tinggi untuk meneruskan balapan tanpa tambahan pit stop.

Dampak dari keputusan kontroversial tersebut langsung terlihat nyata menjelang fase akhir balapan malam hari di Singapura. Ban yang mengalami degradasi parah membuat kecepatan sang juara dunia merosot tajam, menjadikannya sasaran empuk bagi para pesaing di belakangnya. Pembalap muda berbakat Antonelli bersama duo McLaren sukses menyalip dengan mudah, memaksa sang bintang harus puas menerima kenyataan pahit finis di posisi keenam.

Oscar Piastri Taklukkan Pedro Acosta di Trek Tanah Prancis
Baca JugaOscar Piastri Taklukkan Pedro Acosta di Trek Tanah Prancis

Menanggapi insiden tersebut, mantan pembalap Formula 1 asal Prancis, Jean Alesi, sama sekali tidak merasa terkejut dengan sikap egois yang ditunjukkan oleh bintang baru skuad Kuda Jingkrak itu. Menurut pandangannya kepada media Italia Corriere della Sera, friksi semacam ini merupakan akumulasi dari ketidakpuasan yang sudah lama disuarakan terkait kinerja operasional tim.

ADVERTISEMENT

Meskipun akhir pekan tersebut ternoda oleh kesalahan strategi internal, Jean Alesi tetap melontarkan pujian terhadap potensi kecepatan mobil SF-26 yang kompetitif sejak sesi latihan bebas hari Jumat. Perkembangan teknis yang ditunjukkan memberikan sinyal positif bagi para penggemar jelang seri-seri berikutnya di kalender balap musim ini.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU