Alonso Lopez akhirnya kembali ke puncak podium setelah penantian panjang. Pebalap Spanyol berusia 24 tahun itu memenangkan Moto2 Grand Prix Aragon 2026, menuntaskan akhir pekan yang sempurna sejak merebut pole position. Kemenangan ini menjadi yang pertama baginya sejak GP Qatar 2024, sekaligus menghapus dahaga dua tahun tanpa kemenangan.
Sejak lampu padam, Lopez langsung memimpin jalannya balapan, mengungguli Izan Guevara dan Holgado yang start dari posisi kedua dan ketiga. Ia tampil dominan sepanjang 19 lap, menjaga keunggulan dengan kontrol penuh. Meski sempat ada tekanan di akhir balapan, ia berhasil mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis, disambut euforia penonton tuan rumah.
Di belakang Lopez, pertarungan sengit terjadi untuk memperebutkan posisi podium. Pada lap-lap awal, Veijer dari tim KTM Ajo tampil impresif, melewati Alonso dan kemudian Gonzalez untuk naik ke posisi keempat. Ia terus menekan Holgado dan berhasil menyalipnya pada lap ke-10, di saat yang sama Gonzalez mulai kesulitan setelah disalip Alonso dan kehilangan posisi keenam dari Agius.

Keberuntungan tidak berpihak pada Veijer; ia terjatuh di tikungan 4 hanya lima lap sebelum finis, yang membuka jalan bagi Agius untuk naik ke posisi keempat. Sementara itu, Manuel Gonzalez, pemimpin klasemen, tampak kesulitan sepanjang balapan dan harus puas finis di posisi keenam setelah sempat terpental ke urutan ketujuh. Meski kehilangan poin, ia tetap mempertahankan keunggulan di klasemen, tetapi Lopez kini semakin dekat.
Drama terbesar terjadi di lap terakhir, ketika Izan Guevara dan Alonso bertarung sengit untuk posisi kedua. Alonso mencoba menyalip berkali-kali, tetapi pertahanan Guevara sangat solid. Mereka berdua saling bertukar posisi di beberapa tikungan, namun Guevara berhasil mempertahankan tempatnya, finis di depan Alonso. Di depan, Lopez justru diuntungkan oleh duel tersebut, karena ia bisa menjauh dan mengamankan kemenangan dengan nyaman.
Kemenangan ini menjadi pernyataan besar bagi Lopez, yang sebelumnya sering tampil konsisten namun kurang beruntung. Dengan performa seperti ini, ia diprediksi akan menjadi ancaman serius di sisa musim. Sementara itu, tim dan penggemar Spanyol pasti berbangga, karena dua pebalap Spanyol naik podium di kandang sendiri.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!