Sami Pajari memimpin WRC Rally del Paraguay menjelang hari terakhir, setelah berhasil menghindari masalah ban yang menjegal banyak rivalnya. Pebalap Finlandia itu unggul dari Hayden Paddon, sementara pemuncak klasemen Elfyn Evans dan Adrien Fourmaux berada di posisi ketiga dan keempat.
Pajari mengawali putaran sore Jumat dari posisi keempat, dengan Paddon memimpin. Pebalap Selandia Baru itu tampil mengejutkan dengan memimpin lebih dari 20 detik setelah servis tengah hari, penampilan pertamanya di reli gravel level teratas dalam hampir satu dekade. Namun, Pajari mengakhiri hari dengan keunggulan 11,9 detik atas Paddon yang mengalami delaminasi ban depan kanan, dan Evans tertinggal 44,4 detik di posisi ketiga.
Paddon sempat memimpin tipis 0,5 detik atas Evans, tetapi di stage Yerbatera sepanjang 33,88 km, Evans juga kena masalah ban yang membuatnya kehilangan banyak waktu. Pajari justru melewati stage itu tanpa hambatan berarti.

“Sangat bersih bagi saya. Ini lotere jika Anda kena puncture atau tidak,” kata Pajari.
Paddon mengalami masalah ban kedua di stage yang sama, kehilangan waktu hampir 21 detik dari Pajari. Meski begitu, performanya tetap luar biasa. “Semua orang punya masalah, jadi jika kami bisa melewati dua stage dengan puncture dan masih dekat, kami kurang beruntung tapi beruntung juga,” ujarnya.
Adrien Fourmaux punya kecepatan terbaik dengan memenangi separuh dari delapan stage Jumat, tetapi masalah ban membuatnya harus mengganti kedua ban belakang dan kehilangan satu setengah menit, jatuh ke posisi keempat. “Anda tahu saya, saya tidak akan menyerah. Saya akan push sampai akhir,” katanya.
Josh McErlean melengkapi lima besar untuk M-Sport Ford, meski sempat terhenti oleh masalah ban. Sementara itu, Takamoto Katsuta, Thierry Neuville, dan juara bertahan Sebastien Ogier tersingkir, dan Oliver Solberg turun ke posisi kedelapan setelah mesinnya mati dan butuh bantuan penonton untuk didorong.
Pada Sabtu, Pajari menggandakan keunggulannya menjadi 20,5 detik atas Paddon, dengan Evans di posisi ketiga. Cuaca buruk diperkirakan akan menjadi faktor di hari terakhir, dan Pajari tetap tenang menghadapi tekanan. Akankah ia mampu mempertahankan keunggulannya dan meraih kemenangan WRC pertamanya? Kita saksikan bersama.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!