Alex Palou menerima hukuman pengurangan lima poin klasemen setelah ditemukan adanya pelanggaran teknis pada mobil nomor 10 miliknya usai Indianapolis 500. Keputusan tersebut diumumkan oleh IndyCar setelah pemeriksaan teknis pascabalapan menemukan ketidaksesuaian pada komponen sayap depan mobil Chip Ganassi Racing tersebut.
Palou menyelesaikan balapan paling bergengsi dalam kalender IndyCar di posisi ketujuh. Pembalap Spanyol itu hanya terpaut sekitar satu detik dari pemenang balapan, Felix Rosenqvist, yang mengalahkan David Malukas dalam salah satu finis paling dramatis sepanjang sejarah Indianapolis 500.
Balapan edisi ke-110 tersebut berakhir dengan duel satu putaran terakhir setelah bendera merah terlambat memaksa terjadinya sprint menuju garis finis. Rosenqvist akhirnya menang dengan selisih hanya 0,0233 detik, menjadikannya finis terdekat dalam sejarah Indianapolis 500.

Namun perhatian pascabalapan beralih ke hasil inspeksi teknis. Petugas scrutineering menemukan bahwa sayap depan mobil Palou tidak memenuhi persyaratan ketinggian minimum yang ditetapkan regulasi teknis IndyCar. Berdasarkan hasil pengukuran resmi, komponen tersebut berada di bawah batas minimum 8,3000 inci pada konfigurasi tertentu.
Setelah melakukan investigasi lebih lanjut, IndyCar menyimpulkan bahwa pelanggaran tersebut bukan hasil modifikasi yang disengaja untuk mendapatkan keuntungan performa. Otoritas balap menyatakan masalah itu disebabkan oleh kesalahan perakitan selama proses pemasangan komponen pada mobil.
Karena tidak ditemukan unsur kesengajaan, IndyCar memutuskan untuk tidak mendiskualifikasi Palou dari hasil Indianapolis 500 dan juga tidak menjatuhkan penalti waktu. Hasil finis ketujuh tetap dipertahankan dalam klasifikasi resmi balapan.
Meski demikian, sanksi tetap diberikan dalam bentuk pengurangan lima poin klasemen bagi Palou serta tim Chip Ganassi Racing. Selain itu, tim juga dikenakan denda sebesar 10.000 dolar AS akibat pelanggaran teknis tersebut.
Keputusan ini tetap memiliki dampak penting terhadap perebutan gelar IndyCar musim 2026. Setiap poin menjadi sangat berharga mengingat persaingan di papan atas klasemen semakin ketat setelah Indianapolis 500, yang menjadi salah satu balapan bernilai terbesar dalam kalender kejuaraan.
Bagi Palou, hasil di Indianapolis tetap menunjukkan performa kompetitif meskipun gagal mengulangi kemenangan yang diraihnya pada edisi sebelumnya. Namun pengurangan poin tersebut menjadi pengingat bahwa kepatuhan teknis tetap menjadi faktor krusial dalam perburuan gelar sepanjang musim.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!