MotoGP, Sportrik Media – Pembalap Gresini Racing Alex Marquez menyatakan merasa nyaman sejak sesi pertama saat mencoba motor factory-spec Ducati di tes pasca-musim Valencia (18/11/2025). Namun, ia tegas menolak membahas masalah yang dialami Francesco Bagnaia dengan Ducati Desmosedici GP25 sepanjang 2025.
Dengan status works rider untuk 2026, Alex kini memiliki kesetaraan mesin dengan kakaknya Marc Marquez, Bagnaia, serta Fabio Di Giannantonio. Di hari tes tersebut, ia mencatat posisi ketiga tercepat dari 53 lap, fokus menguji berbagai item aerodinamika untuk pengembangan GP26.

Selain itu, performa Alex yang hanya terpaut 0,084 detik dari Raul Fernandez di puncak menjadi sorotan. Ini kontras dengan Bagnaia yang finis kesepuluh dan mengalami crash di akhir sesi, meski sempat mencoba fairing baru.
"Saya masih perlu lebih banyak lap sebelum beri penilaian lengkap," ujar Alex Marquez.
"Motornya sangat mirip. Ada bagian berbeda, tapi hari ini hanya tentang mencoba arah mana yang diambil dan bagaimana menyatukan semuanya."
"I don’t want to know what problems Pecco had," tambahnya tegas saat ditanya apakah ia memahami keluhan Bagnaia sepanjang musim.
Kutipan ini mencerminkan pendekatan Alex yang fokus pada adaptasi pribadi, tanpa terpengaruh narasi kesulitan Bagnaia pada corner entry dan stabilitas GP25

Analisis lebih dalam menunjukkan perbedaan ini krusial bagi Ducati menuju 2026. Sepanjang 2025, Bagnaia sering kesulitan dengan evolusi GP25 yang dianggap minim perubahan dari GP24, sementara rider seperti Marc Marquez dan Di Giannantonio mampu maksimalkan potensi. Kini, dengan Alex yang langsung nyaman pada spec serupa, tim bisa dapatkan data lebih beragam tanpa bias dari masalah psikologis atau set-up Bagnaia.
Bandingkan dengan rekan setim Fermin Aldeguer di posisi keempat, Gresini menunjukkan kekuatan sebagai satellite yang naik kelas. Kehadiran insinyur tambahan dari Ducati di garasi mereka semakin perkuat dukungan factory.
Transisi ke 2026 semakin menarik: Ducati akan miliki empat rider dengan spec identik, termasuk Alex yang terbukti kompetitif pada GP24 dengan tiga kemenangan musim ini. Jika adaptasi berlanjut positif, ia berpotensi jadi penantang gelar, sementara Bagnaia perlu reset total pasca musim sulit yang berujung posisi rendah klasemen.
Prospek Ducati tetap dominan, tapi tes Valencia ini tekankan pentingnya variasi feedback rider untuk atasi kelemahan GP25. Dengan Marc Marquez absen karena cedera, beban pengembangan kini lebih pada Bagnaia dan Alex.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!