MotoGP, Sportrik Media - Alex Marquez dari Gresini Racing menegaskan peluang mengulang kemenangan MotoGP Spanyol di Jerez tahun lalu tidak realistis pada edisi 2026, di tengah awal musim yang belum menghasilkan podium.
Kemenangan di Jerez pada 2025 menjadi tonggak penting dalam karier Marquez sebagai kemenangan pertamanya di kelas MotoGP. Namun memasuki akhir pekan ini, pembalap Spanyol yang kini berusia 30 tahun tersebut menghadapi konteks performa yang berbeda. Ia menyelesaikan tiga seri awal musim tanpa podium, dengan gap signifikan terhadap Aprilia Racing yang tampil dominan.
“Jelas tidak,” ujar Marquez mengenai peluang menang di Jerez.

“Awal musim ini sedikit sulit bagi kami, terutama di Thailand. Memang di Brasil dan Austin kami sedikit lebih baik, tetapi masih cukup jauh, terutama dari Aprilia.”
Analisis Marquez menyoroti bahwa meskipun Ducati terus melakukan pengembangan, performa keseluruhan belum cukup untuk menutup jarak dengan rival utama. Ia menekankan pentingnya pendekatan bertahap dalam meningkatkan daya saing, baik dari sisi teknis maupun performa individu.
“Namun saya pikir kami bekerja dengan cara yang sangat baik, Ducati bekerja sangat keras.”

Selain faktor teknis, Marquez juga mengakui perlunya peningkatan dari sisi gaya berkendara dan pendekatan mental. Ia menilai bahwa fokus berlebihan pada keterbatasan justru menghambat eksploitasi potensi motor yang sebenarnya memiliki banyak aspek positif.
“Saya sebagai pembalap juga perlu membuat langkah dalam gaya berkendara dan berpikir lebih sedikit tentang masalah, serta mendekati situasi dengan cara yang lebih baik dan memaksimalkan hal-hal positif yang kami miliki.”
Ia menambahkan bahwa Jerez tetap menjadi momentum ideal untuk mencoba bangkit, mengingat karakter sirkuit yang sangat familiar bagi seluruh pembalap.
“[Jerez] adalah sirkuit terbaik atau momen terbaik musim ini untuk bangkit dan kembali tampil baik, jadi kami akan mencoba memberikan yang terbaik.”
“Mengulang hasil seperti tahun lalu akan luar biasa, tetapi saat ini tidak realistis.”
Secara teknis, Marquez mengidentifikasi area pengereman sebagai kelemahan utama pada Ducati Desmosedici GP 2026 yang ia gunakan. Ia mengalami kesulitan dalam menghentikan motor secara optimal saat memasuki tikungan, yang berdampak langsung pada kecepatan minimum dan konsistensi lap time.
“Terutama saya kesulitan dalam pengereman, bagaimana menghentikan motor – itu bagian yang paling saya kehilangan karena saya banyak tertinggal di area tersebut,” jelasnya.
Meski demikian, ia menilai bahwa aspek lain dari motor menunjukkan perkembangan positif dibanding musim sebelumnya, termasuk peningkatan performa mesin yang memberikan kecepatan lebih tinggi dan tenaga tambahan.
“Di area lain kami kurang lebih berada di level yang sama seperti tahun lalu, bahkan lebih baik di mesin karena kami lebih cepat dan memiliki tenaga lebih besar.”
Marquez juga menegaskan bahwa kesenjangan dengan Aprilia bukan hanya berasal dari kelemahan internal Ducati, tetapi juga karena rival melakukan langkah pengembangan signifikan yang meningkatkan standar kompetisi secara keseluruhan.
“Aprilia membuat langkah maju dan mereka mendorong kami lebih jauh ke batas pada aspek yang paling sulit.”
Dengan musim yang masih panjang, Marquez menekankan pentingnya menjaga kesabaran dalam proses pengembangan. Ia meyakini bahwa peningkatan kecil tanpa perubahan besar dapat menghasilkan kemajuan signifikan dalam waktu dekat.
“Kami tidak boleh kehilangan kesabaran, baru tiga balapan dan musim masih sangat panjang.”
“Saya merasa tanpa perubahan besar, hanya dengan beberapa detail kecil, kami bisa membuat langkah maju yang sangat positif.”
MotoGP Jerez 2026 menjadi titik evaluasi penting bagi Marquez dan Ducati untuk mengukur efektivitas pengembangan yang telah dilakukan. Hasil akhir pekan ini, dikombinasikan dengan data dari tes pasca-balapan, akan menentukan arah peningkatan performa sebelum memasuki rangkaian panjang seri Eropa berikutnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!