Sesi kualifikasi Grand Prix Sao Paulo di Sirkuit Interlagos harus menghadapi penundaan akibat guyuran hujan deras yang melanda lintasan. Di tengah ketegangan para pembalap dan kru tim yang menunggu kepastian di garasi, Max Verstappen memilih untuk menghabiskan waktu luangnya dengan cara yang cukup unik, yakni menyaksikan pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris.
Hujan lebat yang mengguyur Autodromo Jose Carlos Pace memaksa Race Director menunda sesi kualifikasi hingga lebih dari satu jam. Situasi ini dimanfaatkan oleh sang juara dunia asal Belanda tersebut untuk memantau laga-laga seru di Liga Premier, termasuk pertarungan antara Nottingham Forest melawan Manchester City, sembari menunggu lampu hijau menyala di pit lane.
Bagi pembalap andalan Red Bull Racing ini, tekanan di sesi kualifikasi akhir pekan tersebut praktis tidak ada. Keputusan tim untuk mengganti komponen power unit membuatnya harus rela memulai balapan utama hari Minggu dari posisi paling belakang di barisan grid. Karena hasil kualifikasi tidak akan mengubah takdir startnya, ia sempat turun sejenak ke lintasan di Q1 sebelum kembali berlama-lama di dalam garasi.

Sambil berkelakar kepada media Viaplay setelah menghabiskan waktu seharian di sirkuit dengan hasil yang sudah bisa ditebak, ia mengungkapkan, "Saya telah kehilangan dua belas jam dalam hidup saya yang tidak akan pernah bisa kembali." Ketika awak media mendesak pertanyaannya seputar bagaimana ia membunuh waktu selama penundaan panjang tersebut, ia dengan santai mengakui bahwa dirinya asyik memantau jalannya siaran langsung sepak bola.
Keasyikan tersebut bahkan berlanjut hingga ia menanyakan skor langsung kepada pewawancara karena sempat terlewat saat harus bersiap di dalam kokpit mobil. Mengetahui bahwa Nottingham Forest berhasil mengubah kedudukan dari 2-1 menjadi 3-1, ia langsung melontarkan candaan kepada petugas pers timnya, Anna, yang dikenal sebagai pendukung setia Manchester City. Suasana santai ini kontras dengan ketegangan yang dialami rival-rivalnya seperti Charles Leclerc dan Lewis Hamilton dalam memperebutkan posisi grid terbaik.
Menyongsong balapan utama di Interlagos, pembalap bernomor mobil satu tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak ambil pusing apakah balapan akan dilangsungkan dalam kondisi kering atau basah kuyup. Meskipun menyadari bahwa mode menyalip atau overtake mode di sirkuit legendaris ini tidak terlalu membantu banyak untuk melakukan manuver cepat, target utamanya tetaplah meraup poin penting demi mengamankan posisi di klasemen kejuaraan dunia Formula 1 musim 2026 ini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!