Advertisement Sportrik
15s

Adrian Newey Akui Bias Soal Mesin Mercedes 2026

Notifikasi
Adrian Newey Akui Bias Soal Mesin Mercedes 2026
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Team principal Aston Martin, Adrian Newey, mengakui dirinya “bias” ketika diminta menilai dugaan trik teknis yang melibatkan unit tenaga Mercedes menjelang dimulainya musim Formula 1 2026.

Pabrikan Jerman tersebut menjadi sorotan karena diduga mampu menjalankan rasio kompresi 18:1 ketika mesin berada dalam kondisi panas dan beroperasi penuh, meskipun regulasi menetapkan batas maksimum 16:1. Pengukuran resmi oleh FIA hanya dapat dilakukan ketika mobil dalam kondisi dingin dan tidak bergerak, sehingga membuka celah interpretasi teknis.

Situasi ini memicu kekhawatiran dari para rival yang menilai Mercedes berpotensi memperoleh keuntungan signifikan di awal era regulasi baru. Beberapa pabrikan disebut tengah mencari solusi atau klarifikasi teknis guna memastikan kesetaraan kompetitif sebelum musim dimulai.

Ancaman Hujan GP Jepang 2026 Berkurang untuk Pembalap
Baca JugaAncaman Hujan GP Jepang 2026 Berkurang untuk Pembalap

Aston Martin sendiri memasuki musim ini dengan unit tenaga Honda, setelah mengakhiri kerja sama teknis dengan Mercedes pada akhir 2025. Perubahan tersebut menempatkan tim Silverstone dalam posisi berbeda dibanding musim sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Ketika dimintai pandangan oleh Sky Sports, Newey secara terbuka mengakui adanya sudut pandang subjektif dalam penilaiannya.

“Saya jelas bias,” ujar Newey. “Semua pihak sepakat kecuali satu pabrikan. Bagaimana akhirnya akan terlihat, kita akan mengetahuinya di Melbourne.”

Komentar tersebut mengindikasikan adanya ketidaksepahaman antar pabrikan terkait interpretasi regulasi mesin, yang berpotensi menjadi isu besar menjelang Grand Prix Australia.

ADVERTISEMENT

Aston Martin sendiri mengalami awal musim yang menantang, dengan mobil mereka terlambat hadir dalam sesi shakedown di Barcelona. Keterbatasan waktu uji coba membuat fokus tim lebih tertuju pada pemahaman paket teknis mereka sendiri dibanding polemik eksternal.

Pembalap utama Fernando Alonso, yang memasuki musim Formula 1 ke-23 dalam kariernya, menyatakan bahwa tim mempercayai FIA untuk mengambil keputusan yang tepat, sembari tetap memprioritaskan pengembangan internal.

“Sejujurnya, kami tidak terlalu memperhatikannya. Kami sudah memiliki cukup banyak tantangan sendiri saat ini,” ujar Alonso.

ADVERTISEMENT

“Kami hanya menjalani satu setengah hari uji coba di Barcelona. Kami masih harus memahami banyak hal dari mobil kami sendiri.”

Alonso menegaskan bahwa meskipun mengikuti perkembangan isu tersebut melalui media, Aston Martin tidak terlibat secara mendalam dalam diskusi teknis yang sedang berlangsung.

“Kami mengikuti kasus ini melalui media dan pada saat yang sama kami percaya kepada FIA. Apa pun keputusan yang diambil, kami akan menerimanya. Akan menyenangkan jika semua memulai dengan aturan yang sama.”

ADVERTISEMENT

Ia juga menyoroti pentingnya kejelasan regulasi di tahun pertama era teknis baru, mengingat potensi dampak jangka panjang terhadap keseimbangan kekuatan.

“Tahun pertama regulasi sangat krusial. Anda tidak ingin memberikan keuntungan kepada satu pabrikan selama empat atau lima tahun ke depan. Jadi kami ingin ada kejelasan mengenai hal itu.”

Dengan Grand Prix Australia yang semakin dekat, tekanan terhadap FIA untuk memberikan kepastian teknis semakin meningkat. Bagaimana isu rasio kompresi ini diselesaikan dapat menentukan arah kompetisi bukan hanya untuk musim 2026, tetapi juga untuk siklus regulasi jangka panjang.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU