WRC Swedia 2026, Sportrik Media – Elfyn Evans memperkuat posisinya di puncak klasemen setelah mencatat waktu tercepat di etape Vastervik sepanjang lebih dari 25 kilometer pada Minggu pagi.
Pembalap Toyota tersebut mengungguli rekan setimnya Takamoto Katsuta dengan selisih 1,4 detik di SS16. Dengan hasil tersebut, keunggulan Evans dalam reli kini melebar menjadi 14,7 detik atas Katsuta menjelang dua etape terakhir.
Katsuta menunjukkan kecepatan berbeda dibandingkan performanya pada Sabtu, namun ia mengakui belum memahami sepenuhnya perubahan tersebut.
“Saya benar-benar mencoba menekan. Di beberapa tikungan pacenote sedikit meleset dan saya melebar. Entah kenapa rasanya sangat berbeda dibanding kemarin, tetapi saya tidak tahu alasannya. Saya tidak mengubah apa pun secara spesifik pada mobil. Mungkin ini lebih soal mental,” ujar Katsuta.
Pemimpin klasemen sementara kejuaraan dunia, Oliver Solberg, mencatat waktu hampir sepuluh detik lebih cepat dari Sami Pajari. Meski demikian, Pajari masih mempertahankan posisi ketiga dengan keunggulan 24,7 detik atas Solberg, yang secara matematis cukup aman dengan hanya dua etape tersisa.
“Etapenya berjalan cukup baik, tetapi lintasan akan semakin bersih. Pembalap di belakang seharusnya bisa lebih cepat,” kata Solberg.
“Ini sangat sulit bagi saya. Lintasannya berantakan dan licin, dan saya langsung tahu waktunya tidak akan bagus. Saya harus mengemudi lebih baik di lintasan kedua. Saya tidak menemukan feeling yang sama seperti kemarin,” tambah Pajari.
Di kubu Hyundai, Esapekka Lappi tetap menjadi pembalap terbaik tim di posisi kelima, diikuti oleh Adrien Fourmaux dan Thierry Neuville. Pembalap M-Sport Ford, Jon Armstrong, berada di posisi kedelapan di depan rekan setimnya Josh McErlean.
Pada putaran pertama Super Sunday, para pembalap Hyundai tertinggal jauh dari Toyota. Lappi kehilangan 17,8 detik dari catatan tercepat, Fourmaux satu detik lebih lambat, dan Neuville lebih dari 20 detik.
“Sangat mudah tergelincir ke penumpukan salju. Saya beberapa kali menyentuhnya, tetapi tidak keras. Selalu ada risiko salju menarik mobil masuk. Rasanya tidak cepat. Dengan komitmen penuh mungkin bisa lebih cepat, tetapi saya mencoba menghindari risiko,” ujar Lappi.
Di kelas WRC2, Roope Korhonen masih memimpin atas Teemu Suninen dengan selisih 17,7 detik. Lauri Joona menempati posisi ketiga. Harapan dominasi empat pembalap Finlandia pupus setelah Tuukka Kauppinen harus mundur akibat dugaan masalah teknis.
Dengan dua etape khusus tersisa pada Minggu, perebutan kemenangan WRC Swedia 2026 masih terbuka, namun Evans kini berada dalam posisi strategis untuk mengamankan kemenangan jika mampu menjaga konsistensi hingga Power Stage.














Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!