SPONSORED

WorldWCR 2027 Beralih ke Motor Pabrikan Tiongkok CF Moto

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
WorldWCR 2027 Beralih ke Motor Pabrikan Tiongkok CF Moto
TO NEWS OVERVIEW
Die CF Moto 675SR-R bietet sich an für die Frauen-WM© cfmoto

Kejuaraan Dunia Balap Motor Wanita atau yang dikenal sebagai WorldWCR bersiap menyongsong era baru mulai musim 2027 mendatang. Ajang balap bergengsi yang berada di bawah naungan promotor Dorna ini dipastikan tidak lagi menggunakan mesin dari Yamaha, melainkan beralih sepenuhnya menggunakan sepeda motor buatan pabrikan asal Tiongkok, CF Moto.

Sejak pertama kali diluncurkan pada musim 2024 atas permintaan Federasi Sepeda Motor Internasional atau FIM, kejuaraan ini konsisten menjadi panggung unjuk gigi bagi para pembalap wanita berbakat. Nama-nama besar seperti Ana Carrasco yang keluar sebagai juara dunia perdana pada 2018 di kelas Supersport 300, serta Maria Herrera yang mendominasi musim berikutnya, telah membuktikan bahwa kompetisi ini memiliki standar tinggi dan daya tarik tersendiri di dalam paddock Superbike.

Meskipun tingkat persaingan dan kedalaman skuad terus meningkat dari musim ke musim, kejuaraan ini masih mempertahankan format mesin tunggal demi menekan anggaran finansial agar tetap efisien. Keputusan strategis untuk menggandeng pabrikan baru ini diambil agar ajang balap tidak lagi memerlukan subsidi yang terlalu besar dari pihak promotor di masa depan.

Alvaro Bautista Akui Belum Punya Opsi 2027 yang Memotivasi
Baca JugaAlvaro Bautista Akui Belum Punya Opsi 2027 yang Memotivasi

Masuknya pabrikan asal negeri tirai bambu tersebut juga memberikan keuntungan tersendiri bagi pihak penyelenggara. Kehadiran merek baru ini otomatis mendongkrak jumlah pabrikan yang terlibat di dalam paddock kejuaraan dunia superbike secara keseluruhan, bahkan sebelum mereka menurunkan skuad resminya di kelas utama.

ADVERTISEMENT

Dalam regulasi baru tersebut, para srikandi balap lintasan aspal ini nantinya akan mengandalkan model andalan yaitu CF Moto 675SR-R. Kendaraan roda dua bermesin tiga silinder ini diklaim mampu menghasilkan tenaga sekitar 90 daya kuda, yang berarti memiliki keunggulan tenaga belasan daya kuda lebih tinggi serta sasis yang jauh lebih kental dengan karakter balap jika dibandingkan dengan mesin yang dipakai sebelumnya.

Transformasi teknis ini diyakini bakal menghadirkan pertarungan yang semakin ketat di atas lintasan. Dengan spesifikasi motor yang lebih bertenaga dan penanganan sasis yang mumpuni, para peserta wanita di kejuaraan dunia ini dipastikan akan merasakan sensasi berkendara yang jauh lebih kompetitif pada musim-musim mendatang.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU