Intensitas tinggi tersaji di sirkuit kala Will Brown harus memeras keringat demi mengamankan posisi penting di podium. Memasuki lap ke-142, pembalap andalan Triple Eight Race Engineering tersebut baru saja merampungkan pit stop terakhirnya dengan mengantongi keunggulan nyaman sekitar 10 detik atas para rival di belakangnya. Namun situasi berubah drastis ketika Brodie Kostecki yang menerapkan strategi pit paling akhir, mulai keluar pit dengan keunggulan ban segar berselisih 10 lap.
Dengan sisa balapan yang kurang dari 10 putaran, jarak lima detik yang sempat memisahkan keduanya terkikis dengan cepat. Juara bertahan asal Dick Johnson Racing itu melesat beringas dengan memangkas waktu hingga dua detik per lap, memaksa Brown berpikir cepat di kokpit Ford Mustang miliknya. Ketika Kostecki mulai menempel ketat di lap ke-155, pertarungan mental dan fisik yang sebenarnya pun langsung meletus di atas aspal panas.
Aksi saling jegal memuncak ketika Kostecki mencoba menusuk dari sisi dalam di area Hell Corner pada lap ke-156, yang langsung ditutup secara reaktif oleh Brown. Manuver bertahan tersebut kontan memicu pengawas balapan mengibarkan bendera hitam-putih tanda sportivitas buruk dalam tempo kilat. "Ketika mereka bilang itu Brodie yang keluar dari pit, saya langsung berpikir, 'oh astaga, ini tidak akan berjalan mudah'," kenang Brown mengenai momen menegangkan tersebut.

Pertarungan semakin sengit saat kedua pembalap saling berbenturan bodi ketika melibas tanjakan Mountain Straight tanpa kenal ampun. Meski sempat berkelakar bahwa ia seharusnya menjatuhkan lawannya, Brown menegaskan bahwa duel tersebut tetap berada dalam batas kendali yang aman. Saling balas sentuhan bodi justru dinikmati oleh sang pembalap sebagai bumbu persaingan kelas wahid di atas lintasan balap mobil touring.
Titik balik penentuan akhirnya tiba di Murray’s Corner ketika Kostecki berhasil mengecoh lawannya melalui aksi block pass yang brilian sesaat sebelum insiden kecelakaan melibatkan Chaz Mostert di Forrest’s Elbow menghentikan jalannya lomba. "Itu adalah pertarungan yang hebat," puji Kostecki usai balapan usai mengunci posisi krusial berkat keunggulan ban segar yang dimilikinya pada fase akhir perlombaan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!