Manajer tim VR46, Pablo Nieto, merespons performa impresif Nicolo Bulega yang menunggangi prototipe MotoGP 850cc Ducati dalam tes privat di Mugello. Bulega, yang digadang-gadang akan bergabung dengan tim Valentino Rossi pada 2027, melaju tercepat dengan keunggulan 1,2 detik atas Honda milik Takaaki Nakagami.
Menurut laporan GPone.com, tes pada Kamis tersebut diikuti oleh beberapa pabrikan. Lorenzo Savadori (Aprilia) dan Dani Pedrosa (KTM) dilaporkan mengikuti di belakang. Meski belum ada konfirmasi resmi, Bulega diprediksi akan menjadi tandem Fermin Aldeguer di VR46 musim 2027, menggantikan posisi Fabio di Giannantonio yang pindah ke KTM pabrikan.
Nieto mengaku senang dengan performa Ducati di era baru 850cc. "Saya sangat senang bahwa Ducati sangat cepat. Ini yang terpenting," ujarnya kepada reporter MotoGP, Jack Appleyard. "Karena pada akhirnya, ini akan menjadi era baru, benar-benar baru bagi semua orang. Tapi sangat penting kami tetap dalam rentang yang sama, atmosfer yang sama. Dan saat ini, kami harus akui Ducati melakukan pekerjaan dengan sangat baik."

Sementara itu, Fabio di Giannantonio memulai paruh kedua musim ini sebagai salah satu dari lima pembalap yang hanya terpaut 24 poin dari puncak klasemen. "Sangat menyenangkan kami bisa bersaing memperebutkan gelar. Lima orang dalam 24 poin - kami tahu ini akan sangat, sangat sulit," kata Nieto. "Tapi yang terpenting adalah kami menjadi protagonis. Kami akan mencoba berjuang sampai akhir."
Di Giannantonio sempat bereksperimen dengan paket aerodinamika baru di Sachsenring yang berujung dua kecelakaan pada hari Minggu. Untuk GP Inggris di Silverstone, ia kembali ke paket lama yang lebih nyaman. "Pertanyaan bagus, tapi tidak. Saya pikir ini kadang terjadi ketika Anda punya sesuatu yang sudah bekerja - dan juga pembalap kadang ingin mencoba hal lain," jelas Nieto. "Kami mencoba aerodinamika lain, tapi perbedaannya hanya sedikit. Jadi kami kembali karena dia merasa sangat nyaman dengan fairing ini."
Rekan setim di Giannantonio, Franco Morbidelli, yang dikaitkan dengan kursi WorldSBK Ducati milik Bulega musim depan, finis kesembilan di FP1 dengan motor GP25 spesifikasi satelit. Dengan kecepatan Bulega yang mengesankan, persaingan menuju era 850cc semakin menarik untuk disimak.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!