SPONSORED

Verstappen Akui Kesalahan Usai Crash di GP Belanda

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Verstappen Akui Kesalahan Usai Crash di GP Belanda
TO NEWS OVERVIEW
Max Verstappen has detailed what happened with his craash during the Dutch GP. Image: Fox Sports

Max Verstappen mengakui kesalahannya setelah gagal menyelesaikan putaran pertama di Grand Prix Belanda. Pembalap Red Bull itu kehilangan kendali di tikungan terakhir yang banking, menabrak dinding pembatas dengan keras dan mengakhiri balapan kandangnya secara prematur.

Ini merupakan kali pertama Verstappen gagal finis di GP kandangnya. Sebelumnya, ia selalu finis di posisi dua besar dalam lima edisi terakhir di Zandvoort.

Hujan sebelum balapan membuat sebagian lintasan basah meski balapan dimulai dengan ban kering. Kondisi ini sangat sulit, terutama di tikungan terakhir.

Ferrari Gagal Lagi di Zandvoort: Mesin Kuat, Strategi dan Detail Jadi Penghambat
Baca JugaFerrari Gagal Lagi di Zandvoort: Mesin Kuat, Strategi dan Detail Jadi Penghambat

Verstappen sudah terlibat dalam putaran pertama yang menegangkan setelah start dari posisi ketujuh. Ia sempat terjepit ke arah rumput di lintasan menuju Tikungan 1 sebelum bertarung dengan rekan setim barunya di Red Bull, Liam Lawson, di tikungan-tikungan berikutnya. Juara dunia empat kali itu menganggap tidak ada masalah dengan cara Lawson membalapnya dengan keras.

ADVERTISEMENT

“Kami diizinkan untuk balapan, jadi saya pikir itu normal,” ujarnya.

Verstappen tetap berada di depan Lawson, tetapi balapannya berantakan beberapa saat kemudian ketika ia mencoba berakselerasi di bagian lintasan yang tampak kering di tikungan terakhir. Ia mengaku salah memperkirakan jumlah cengkeraman yang tersedia.

“Lalu, ya, saya tertangkap. Tikungan itu masih cukup basah, dan begitu saya melihat bagian kering datang, saya berpikir, ‘Sekarang kamu bisa berakselerasi’, tapi ternyata tidak berhasil. Jadi mungkin masih terlalu dini,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

RB22 lepas kendali dari Verstappen dan menghantam pembatas dengan kecepatan tinggi sebelum meluncur kembali melintasi lintasan. Kerusakannya parah hingga memunculkan bendera merah. Gabriel Bortoleto juga berputar di tikungan yang sama di belakangnya, tetapi bisa melanjutkan balapan. Verstappen keluar dari mobilnya tanpa cedera.

Ia menggambarkan kecelakaan itu sebagai “hantaman yang cukup keras”, tetapi mengatakan sifat benturan membantu mengurangi keparahannya. “Saya pikir benturan yang lebih frontal [dengan pembatas] sebenarnya lebih baik daripada yang dari samping, jadi dari sudut pandang itu semuanya baik-baik saja,” jelas Verstappen. Ia juga mengungkapkan dampaknya tidak melebihi ambang batas yang mengharuskannya mengunjungi pusat medis.

“Itu hantaman yang cukup keras, tapi tidak apa-apa. Saya bertanya apakah saya bisa tidak pergi ke pusat medis, dan mereka bilang masih di bawah ambang batas,” katanya.

ADVERTISEMENT

Keluarnya lebih awal melengkapi akhir pekan yang sulit bagi Verstappen dan Red Bull, yang kesulitan mengejar laju McLaren, Mercedes, dan Ferrari sepanjang akhir pekan di Zandvoort. Verstappen mengakui bahwa bahkan jika balapannya berlanjut, peluangnya untuk menantang tim-tim terdepan sangat kecil. Ia menggambarkan Red Bull hanya sebagai tim tercepat keempat saat ini. “Saya berharap lebih, tapi Anda harus realistis musim ini,” ujarnya. “Kami adalah tim tercepat keempat, jadi bukan seperti berjalan ke Zandvoort dan tiba-tiba kami bisa melakukan hal-hal ajaib. Memang begitulah adanya, tim lain memiliki kecepatan lebih.”

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU