SPONSORED

Valtteri Bottas Desak Cadillac Korbankan Aero demi Finis

Notifikasi
Sportrik Media
Sportrik Media
0
Valtteri Bottas Desak Cadillac Korbankan Aero demi Finis TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Valtteri Bottas meminta Cadillac F1 Team mengorbankan sebagian efisiensi aerodinamika demi meningkatkan pendinginan rem setelah kedua mobil tim gagal finis pada Formula 1 GP Austria 2026 akibat kebakaran rem.

Bottas dan rekan setimnya, Sergio Perez, sama-sama tersingkir pada lap-lap awal di Red Bull Ring. Insiden tersebut memperpanjang rangkaian masalah teknis Cadillac, setelah Bottas sebelumnya juga gagal finis di Monako karena persoalan rem dan di Barcelona akibat overheating, sementara Perez mengalami masalah serupa saat sesi latihan di Monako.

Menurut Bottas, tim tidak menemukan indikasi adanya masalah sepanjang sesi latihan. Mobil mampu menyelesaikan simulasi lebih dari 10 lap tanpa menunjukkan temperatur rem yang mengkhawatirkan sebelum balapan dimulai.

Liam Lawson Kesal Usai Drama Team Order Racing Bulls
Baca JugaLiam Lawson Kesal Usai Drama Team Order Racing Bulls

"Tidak ada peringatan apa pun. Semua terlihat terkendali saat latihan. Kami melakukan lebih dari 10 lap berturut-turut dan itu biasanya sudah cukup untuk mencapai temperatur maksimum sebelum balapan. Tetapi dengan sedikit kenaikan suhu dan efek berada di belakang mobil lain, semuanya langsung terbakar. Saya baru melihat asap sebelum Tikungan 4, lalu setelah keluar tikungan saya melihat api. Semuanya terjadi sangat cepat," ujar Bottas.

ADVERTISEMENT

Pembalap Finlandia itu menilai Cadillac kini harus melakukan perubahan desain pada sistem pendinginan rem. Ia menyadari solusi tersebut akan mengurangi efisiensi aerodinamika, tetapi menganggap kompromi tersebut jauh lebih baik dibanding terus mengalami kegagalan finis.

"Jelas kami harus mendesain ulang beberapa komponen. Kalau tidak, kami tidak akan bisa menyelesaikan balapan. Memang akan ada konsekuensi aerodinamika jika menggunakan saluran pendingin rem yang lebih besar, tetapi saya lebih memilih kehilangan sedikit performa daripada tidak finis. Kami harus mulai menyelesaikan balapan karena di situlah kami bisa belajar," jelasnya.

Bottas juga menyebut akhir pekan di Austria sebagai momen paling mengecewakan bagi Cadillac sepanjang musim 2026. Dengan kedua mobil gagal bertahan hanya beberapa lap, ia menegaskan satu-satunya jalan keluar adalah bekerja lebih keras untuk menghilangkan kelemahan fundamental pada paket mobil sebelum Formula 1 berlanjut ke Grand Prix Inggris di Silverstone.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU