SPONSORED

Ukraina Protes FIA Soal Pencabutan Larangan Rusia

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Ukraina Protes FIA Soal Pencabutan Larangan Rusia
TO NEWS OVERVIEW
FIA president, Mohammed ben Sulayem

Federasi Otomotif Ukraina (FAU) resmi mengajukan protes formal kepada FIA terkait keputusan badan pengatur motorsport dunia itu yang mencabut larangan partisipasi pembalap Rusia di kompetisi internasional. Langkah ini diambil setelah FIA memutuskan untuk mengizinkan Rusia dan Belarus kembali berlaga dengan simbol nasional mereka, sebagaimana dilaporkan oleh Crash.net.

Keputusan tersebut diumumkan dalam pertemuan Dewan Olahraga Motor Dunia (WMSC) FIA pada 3 Agustus lalu. Larangan yang berlaku sejak Maret 2022 sebagai respons atas invasi Rusia ke Ukraina itu kini dicabut, sehingga pembalap dari kedua negara dapat kembali menggunakan bendera dan lagu kebangsaan mereka. Sebelumnya, mereka diwajibkan untuk berlaga di bawah bendera netral FIA dan menandatangani komitmen netralitas politik.

FAU, yang diketuai oleh Oleksandr Feldman, menegaskan bahwa pencabutan larangan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap statuta FIA oleh Federasi Otomotif Rusia (RAF). Feldman mendesak presiden FIA untuk mengambil tindakan segera dan menjatuhkan sanksi kepada RAF atas tindakannya tersebut.

Tsolov Berharap Tes F1 Lagi Usai Debut Bersama Racing Bulls
Baca JugaTsolov Berharap Tes F1 Lagi Usai Debut Bersama Racing Bulls

Dalam banding sebelumnya pada 15 Agustus, FAU menyoroti bahwa agresi bersenjata Rusia terhadap Ukraina masih berlangsung. Mereka juga memperingatkan bahwa jika Rusia dan Belarus diizinkan kembali ke panggung internasional, kedua negara tersebut akan menggunakan olahraga sebagai alat propaganda negara. FAU khawatir keputusan ini dapat berdampak negatif pada persatuan komunitas motorsport internasional.

ADVERTISEMENT

Keputusan FIA untuk melonggarkan pembatasan ini sejalan dengan langkah serupa yang diambil oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC). FIA beralasan bahwa langkah ini merupakan revisi dari tindakan darurat yang diberlakukan sebelumnya, dengan tujuan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan terkini. Namun, FAU menilai bahwa kondisi di Ukraina belum memungkinkan untuk normalisasi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, FIA belum memberikan tanggapan resmi atas protes yang diajukan oleh FAU. Situasi ini menjadi sorotan karena berpotensi memicu perpecahan di dalam komunitas motorsport global, terutama di tengah upaya menjaga netralitas politik dalam olahraga.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU