Musim kompetisi MotoGP 2026 kini telah memasuki fase-fase krusial menjelang seri penutup kejuaraan. Di tengah dominasi pabrikan Aprilia yang tampil konsisten sebagai motor terbaik musim ini, sosok Marc Marquez tetap mampu memberikan perlawanan sengit di berbagai seri bersama rival utamanya termasuk Pedro Acosta dan Fabio Di Giannantonio. Performa gemilang Di Giannantonio sendiri menjadi sorotan positif bagi garasi VR46 Racing Team setelah sukses mengamankan kemenangan di Catalunya serta mempertahankan posisi keenam klasemen sementara.
Alessio Salucci atau yang akrab disapa Uccio selaku direktur tim VR46 baru-baru ini membedah perjalanan musim 2026 dalam wawancaranya bersama media Italia GPOne. Uccio mengungkapkan rasa puasnya melihat kebangkitan performa tim pada paruh akhir musim setelah sempat mengalami sedikit penurunan ritme akibat jeda balapan yang sempat memengaruhi peluang perebutan gelar juara dunia.
Dilansir dari Motosan.es, Uccio memberikan pujian terbuka kepada sang bintang asal Cervera yang tampil luar biasa sepanjang musim ini. Uccio menyatakan, Marca la diferencia y ha salido muy motivado para cerrar el campeonato
yang menegaskan bagaimana kepiawaian peraih delapan gelar juara dunia tersebut dalam membuat perbedaan besar di atas lintasan berkat motivasi tinggi untuk mengunci titel musim ini.

Selain membahas rivalitas papan atas, Uccio turut menyoroti perkembangan positif yang ditunjukkan oleh para pembalapnya jelang akhir pekan balap di Sirkuit Sepang, Malaysia. Ia mengenang bagaimana potensi besar yang ditunjukkan Di Giannantonio ketika meraih podium sprint di Indonesia serta kecepatan impresif yang berlanjut hingga seri Australia di kondisi kering maupun basah.
Menatap persaingan teknis antara Ducati dan Aprilia di pengujung musim 2026, Uccio menilai peta kekuatan pabrikan kini jauh lebih berimbang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya di mana Ducati mendominasi grid. Kini, karakteristik sirkuit sangat menentukan keunggulan masing-masing pabrikan, di mana sebagian trek lebih memihak Aprilia sementara sirkuit lainnya masih menjadi lumbung performa bagi mesin Desmosedici.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!