SPONSORED

Tsunoda Kembali ke F1 di Zandvoort, Incar Kesempatan 2027

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Tsunoda Kembali ke F1 di Zandvoort, Incar Kesempatan 2027 TO NEWS OVERVIEW
Tsunoda Kembali ke F1 di Zandvoort, Incar Kesempatan 2027

Setelah absen sejak akhir musim lalu, Yuki Tsunoda akhirnya kembali ke grid Formula 1 akhir pekan ini di Zandvoort. Kesempatan itu datang setelah Isack Hadjar mengalami cedera pergelangan tangan, membuka kursi di Racing Bulls. Meski tantangannya berat—sprint weekend plus sudah lama tidak balapan—Tsunoda punya misi ganda: menikmati kembali balapan dan membuka peluang karier yang lebih luas.

Musim lalu menjadi mimpi buruk bagi Tsunoda di Red Bull Racing. Gagal tampil konsisten di samping Max Verstappen, ia kehilangan kursi balapnya dan harus puas menjadi pembalap cadangan. Peluangnya untuk kembali penuh di 2027 tampak tipis, sehingga ia sempat menjajaki opsi lain, termasuk IndyCar, dengan pembicaraan bersama Meyer Shank Racing.

Namun, panggilan mendadak ke F1 ini memberi Tsunoda panggung untuk membuktikan diri. "Selalu baik untuk tampil baik, itu yang saya targetkan," ujarnya kepada media di Zandvoort. "Saya harus memberi performa 100 persen. Memiliki kesempatan ini dan tidak memilikinya sangat berbeda. Berbicara dengan tim itu soal menjual diri lewat kata-kata, tapi yang terbaik adalah membuktikan lewat balapan."

Liam Lawson Waspadai Tugas Berat di F1 GP Belanda Bareng Red Bull
Baca JugaLiam Lawson Waspadai Tugas Berat di F1 GP Belanda Bareng Red Bull

Tsunoda menegaskan prioritasnya tetap F1, tetapi ia tidak ingin menghabiskan tahun lagi hanya di garasi. "Mentalitas saya selalu di F1, tujuan utama saya adalah balapan di F1 dan meraih kesuksesan. Tapi saya juga tidak ingin diam dua tahun di garasi. Jika tidak ada kursi untuk tahun depan, saya harus melihat seri lain," jelasnya. Ia mengakui sulitnya mendapat tempat di F1 dan merasa bersyukur berada di posisi ini.

ADVERTISEMENT

Dampak langsung dari kepulangan Tsunoda terasa di paddock. Bagi Racing Bulls, kehadirannya memberi pengalaman berharga di tengah tekanan sprint. Bagi Tsunoda, ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa ia masih layak dipertimbangkan, baik oleh tim F1 maupun untuk proyek jangka panjang. Jika performanya impresif, opsi 2027 bisa terbuka lebih lebar—baik kembali ke F1 atau bahkan beralih ke IndyCar dengan modal kepercayaan diri yang lebih besar.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU