Nikola Tsolov, pemimpin klasemen Formula 2, mencatatkan debutnya di mobil Formula 1 dengan menuntaskan 690 kilometer menggunakan VCARB 02 di sirkuit Imola, Italia, dalam sesi Testing of Previous Cars (TPC). Ini adalah pengalaman pertamanya mengendarai mobil F1, momen yang semakin menguatkan posisinya sebagai kandidat potensial untuk kursi balap di masa depan.
Pembalap berusia 19 tahun itu bergabung dengan Red Bull Junior Team pada 2025 dan saat ini memimpin klasemen F2 dengan keunggulan 20 poin atas Gabriele Mini, menyisakan lima putaran terakhir. Uji coba di Imola menjadi langkah awal baginya untuk beradaptasi dengan tuntutan dan prosedur mobil F1, sekaligus memberi kesempatan bagi Racing Bulls untuk menilai lebih dalam salah satu talenta terbaik di sistem junior Red Bull.
"Hari TPC pertama dengan mobil Formula 1 selesai, dan saya sangat senang dengan jalannya hari ini," ujar Tsolov. "Saya menikmati setiap lap dan sulit diungkapkan dengan kata-kata apa artinya akhirnya mendapatkan kesempatan ini. Terima kasih sebesar-besarnya kepada VCARB dan Red Bull Junior Team yang telah mempercayai saya. Ini adalah sesuatu yang saya perjuangkan sepanjang hidup saya, jadi akhirnya mengalaminya sungguh luar biasa. Saya rasa saya belum sepenuhnya memahami apa yang kami capai hari ini, tetapi saya menikmati setiap lap dan semoga saya mendapat kesempatan untuk menambah kilometer lagi."

Uji coba ini menambah dinamika dalam persaingan internal Red Bull menuju 2027. Dengan Max Verstappen yang telah mengikat masa depannya, tiga kursi di Red Bull dan Racing Bulls berpotensi terbuka bagi Liam Lawson, Isack Hadjar, Arvid Lindblad, dan Tsolov. Belum ada keputusan final mengenai pembagian kursi tersebut.
Sebelumnya, Tsolov sempat dikaitkan dengan promosi ke Racing Bulls, bahkan ada laporan yang menyebut ia bisa menggantikan Lawson di tengah musim. Namun, principal Racing Bulls, Alan Permane, membantah kabar tersebut pada Juli lalu sambil menegaskan tingginya penilaian terhadap Tsolov. "Dia tampil luar biasa. Mengatakan dia dalam radar mungkin agak meremehkan. Dia yang berikutnya, saya pikir itu adil untuk dikatakan," ujar Permane.
Momen uji coba ini menjadi penting karena Lawson baru saja memperkuat posisinya dengan penampilan impresif saat kembali membela Red Bull di Grand Prix Belanda. Lawson, yang menggantikan Hadjar yang cedera, start dari posisi kedelapan di Zandvoort dan finis ketujuh dengan enam poin. Ia juga menuntaskan 608 kilometer dalam tes ban Pirelli 2027 di Mugello pekan ini. Hadjar diperkirakan akan kembali mengisi kursi setelah pulih, sementara Lindblad juga tampil menonjol di musim rookie-nya bersama Racing Bulls. Red Bull kini memiliki banyak opsi untuk menentukan komposisi kedua tim musim depan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!