SPONSORED

Toto Wolff: Hamilton Salah Sebut Dirinya Tak Berguna di Ferrari

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Toto Wolff: Hamilton Salah Sebut Dirinya Tak Berguna di Ferrari TO NEWS OVERVIEW
Lewis Hamilton ©STMImages

Formula 1, Sportrik Media - Prinsipal tim Mercedes, Toto Wolff, mengkritik pernyataan Lewis Hamilton yang menyebut dirinya "tak berguna" dan menyarankan Scuderia Ferrari untuk menggantinya setelah hasil buruk di Grand Prix Hungaria. Wolff menegaskan bahwa Hamilton tetap pembalap terbaik sepanjang masa (GOAT) meski menghadapi tantangan di musim debutnya bersama Ferrari.

Latar Belakang Pernyataan Hamilton


Hamilton, juara dunia tujuh kali, mengalami eliminasi di sesi kualifikasi Q2 dan finis di posisi ke-12 pada Grand Prix Hungaria, salah satu sirkuit favoritnya. Dalam suasana kekecewaan, ia menyebut dirinya "tak berguna" dan mempertanyakan keberadaannya di Ferrari. Pernyataan ini memicu reaksi dari Wolff dan mantan rekan setimnya di Mercedes, George Russell, yang menyebut ucapan Hamilton sebagai "omong kosong". Menurut Wolff, Hamilton salah menilai dirinya sendiri, terutama karena emosi yang ditunjukkan merupakan bagian dari karakter kuatnya sebagai pembalap.

Kimi Antonelli Akui Kesalahan Krusial di GP Austria 2026
Baca JugaKimi Antonelli Akui Kesalahan Krusial di GP Austria 2026


ADVERTISEMENT

Wolff menjelaskan, "Saya bilang padanya malam itu dan keesokan harinya bahwa pernyataannya salah. Apakah Michael Jordan pernah menyebut dirinya tak berguna? Hamilton adalah GOAT, dan emosinya membuatnya menjadi superstar, tapi saat itu dia terlalu keras pada dirinya sendiri." Pernyataan ini mencerminkan keyakinan Wolff bahwa Hamilton tetap memiliki kualitas luar biasa meski menghadapi masa sulit.


Perjuangan Hamilton di Ferrari

Musim debut Hamilton bersama Ferrari pada 2025 terbilang menantang. Ia belum meraih podium dalam 15 balapan dan baru-baru ini mengalami kecelakaan di Grand Prix Belanda. Performa Hamilton tertinggal jauh dari rekan setimnya, Charles Leclerc, yang lebih adaptif terhadap mobil SF-25. Meski begitu, Wolff optimistis Hamilton masih mampu bersaing untuk gelar juara dunia kedelapan jika Ferrari menyediakan mobil terbaik. "Dengan pengalaman dan konsistensinya, Hamilton bisa memenangkan kejuaraan dunia jika Ferrari memiliki mobil terbaik," ujar Wolff.

ADVERTISEMENT


Wolff juga menepis anggapan bahwa Hamilton tidak bahagia di Ferrari. Ia menyebut bahwa ketidakpuasan Hamilton juga pernah terjadi saat bersama Mercedes, namun kepindahannya ke Ferrari didasari alasan kuat, seperti keinginan untuk perubahan lingkungan dan daya tarik tim legendaris tersebut. "Setiap pembalap ingin membalap untuk Ferrari. Warna merah, kesepakatan yang ditawarkan, semuanya menarik baginya," tambah Wolff.


ADVERTISEMENT

Meski menghadapi kesulitan, Hamilton tetap dianggap sebagai salah satu pembalap terhebat dalam sejarah Formula 1. Wolff menegaskan bahwa masa sulit Hamilton di Ferrari tidak akan mengurangi warisannya sebagai legenda. "Jika dia pensiun, dia tetap GOAT. Tidak ada yang akan mengingat masa-masanya di Ferrari sebagai penutup kariernya, seperti halnya Schumacher di Mercedes," ujar Wolff, merujuk pada periode kurang sukses Michael Schumacher bersama Mercedes.


Ke depannya, Hamilton perlu menemukan ritme dengan mobil Ferrari untuk bersaing di papan atas. Dengan dukungan Wolff dan pengalamannya, peluang Hamilton untuk kembali ke performa puncak tetap terbuka, terutama jika Ferrari mampu meningkatkan daya saing mobil mereka.

ADVERTISEMENT
Klasemen FORMULA-1 DRIVERS CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
1
Kimi Antonelli
Kimi Antonelli Mercedes
171
2
George Russell
George Russell Mercedes
131
3
Lewis Hamilton
Lewis Hamilton Ferrari
125
4
Oscar Piastri
Oscar Piastri McLaren
80
5
Charles Leclerc
Charles Leclerc Ferrari
79
6
Lando Norris
Lando Norris McLaren
79
7
Max Verstappen
Max Verstappen Red Bull
73
8
Isack Hadjar
Isack Hadjar Red Bull
42
9
Pierre Gasly
Pierre Gasly Alpine F1 Team
41
10
Liam Lawson
Liam Lawson Racing Bulls
30
Klasemen FORMULA-1 CONSTRUCTORS CHAMPIONSHIP
POS FOTO CONSTRUCTOR PTS
1
Mercedes
Mercedes
302
2
Ferrari
Ferrari
204
3
McLaren
McLaren
159
4
Red Bull
Red Bull
115
5
Alpine F1 Team
Alpine F1 Team
57
6
Racing Bulls
Racing Bulls
44
7
Haas F1 Team
Haas F1 Team
21
8
Williams
Williams
11
9
Audi
Audi
2
10
Aston Martin
Aston Martin
1

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU