Suasana tenang menyelimuti garasi Mercedes ketika Kimi Antonelli melangkah masuk ke ruangan Toto Wolff beberapa saat sebelum balapan utama United States Grand Prix dimulai. Di saat tekanan perebutan gelar juara dunia Formula 1 mencapai puncaknya, pembalap muda asal Italia tersebut justru menunjukkan tingkat ketenangan mental yang luar biasa di Circuit of the Americas.

Berbicara kepada media seusai perlombaan, prinsipal tim asal Jerman itu menceritakan momen intim di balik layar ketika anak asuhnya berkunjung ke ruang kerjanya. Alih-alih merasa terbebani oleh ekspektasi besar di lintasan, sang debutan justru menyampaikan sebuah pernyataan santai yang menegaskan bahwa dirinya sedang menikmati setiap detik perjalanannya di kasta tertinggi balap open-wheel.
"Ya, anak luar biasa, Anda tahu. Saya baru saja bilang sebelum saya mendapat pertanyaan apakah dia gugup sebelum balapan dan saya bilang tidak, dia hanya menyelinap ke kantor saya sebelum bersiap dan berkata 'Saya akan menikmati ini sekarang. Dan anehnya, saya sama sekali tidak memikirkan kejuaraan. Bukankah itu lucu?" ungkap Wolff menirukan ucapan sang pembalap, seperti dilansir dari Motorsport.com.

Memulai balapan dari posisi pole, pemegang nomor mobil ikonik tersebut langsung menghadapi ujian berat dari Max Verstappen di tikungan pertama. Memakai kompon ban medium yang secara teori kurang menggigit di awal ketimbang ban soft rivalnya, strategi bertahan hidup kuncinya pada start yang bersih, terbantu oleh sedikit slip pada ban mobil Red Bull.
"Ya, persis dan pada ban medium yang sedikit lebih lambat dari garis start, Anda kehilangan satu meter melawan soft tetapi saya pikir sepertinya Max mengalami banyak wheelspin jadi itu bagus," tambah sang bos tim dalam analisis teknisnya.
Keputusan krusial berikutnya datang ketika dinding pit wall harus memilih antara merespons strategi dua pemberhentian (two-stop) lawan atau tetap berpegang pada rencana satu kali pit stop (one-stop). Tim asal Brackley ini memilih percaya penuh pada data komputer ketimbang panik mengikuti pergerakan kompetitor di belakang mereka.
"Strategi benar-benar melakukan pekerjaan yang baik hari ini. Kami membahasnya, Anda tahu, bahwa Max bisa meng-undercut kami dan kami tetap teguh dengan keputusan yang mengatakan satu-stop tampaknya merupakan strategi tercepat. Norris menekan ban keras dan terlihat sangat bagus, jadi kami tetap solid dan pada akhirnya hasilnya hampir seperti apa yang terjadi," jelasnya menutup wawancara.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!