Akhir pekan yang diprediksi bakal menjadi panggung kejayaan Mercedes justru berubah menjadi teka-teki rumit setelah sesi kualifikasi Grand Prix Malaysia di Sepang. Membawa paket upgrade masif demi mengamankan sisa musim, Silver Arrows malah kehilangan tajinya di hadapan para rival utama.
Sang Prinsipal Tim, Toto Wolff, tak bisa menyembunyikan kebingungannya usai mobil W15 kesulitan menemukan kecepatan murni. Padahal, pada sesi latihan bebas FP3 pagi harinya, Kimi Antonelli sempat tampil menjanjikan dengan menjadi yang tercepat dan memimpin barisan.
Namun, situasi berubah drastis saat lampu hijau kualifikasi menyala. Antonelli hanya mampu mengamankan posisi keempat, sementara rekan setimnya terlempar ke posisi kedelapan. Wolff menyebut ada masalah fundamental yang belum pernah terlihat sepanjang tahun ini.

"Sangat sulit dipahami," ujar Wolff kepada media. Ia menyoroti masalah aerodinamika di mana mobil kehilangan banyak waktu di trek lurus akibat hambatan angin yang tinggi, serta gejala understeer parah saat melibas tikungan lambat.
Mercedes kini harus bekerja keras membedah data telemetri untuk mencari akar masalah, meyakini bahwa komponen baru sebenarnya berfungsi namun belum selaras dengan karakter unik Sirkuit Sepang.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!