Akhir pekan Formula 1 di Bahrain menjanjikan awal yang manis bagi Mercedes setelah serangkaian peningkatan performa tiba di garasi. Harapan tinggi membumbung tinggi, terutama ketika Kimi Antonelli berhasil menguasai catatan waktu teratas pada sesi latihan bebas terakhir di hadapan para rival.
Namun, harapan tersebut mendadak menguap begitu sesi kualifikasi memasuki fase krusial Q3. Antonelli harus puas mengamankan posisi keempat, sementara rekan setimnya, George Russell, tercecer di peringkat kedelapan starting grid setelah kesulitan menemukan grip optimal di atas aspal panas.
Prinsipal tim Toto Wolff sama sekali tidak menyembunyikan kebingungannya usai sesi berakhir. Berbicara kepada media, ia mengakui bahwa penurunan performa mendadak ini sama sekali di luar prediksi, terutama karena masalah hambatan angin dan understeer parah di tikungan lambat.

"Sangat sulit untuk dimengerti," ujar Wolff mengenai hilangnya kecepatan secara misterius. Tim panen masalah di trek lurus, tertinggal jauh dari kecepatan puncak rival utama, sekaligus kehilangan daya cengkeram roda depan yang sebelumnya terlihat menjanjikan.
Dilansir dari Crash.net, Wolff menepis spekulasi bahwa tim lawan sengaja menyembunyikan kecepatan di pagi hari. Ia menegaskan bahwa masalah ini murni bersumber dari internal mobil mereka sendiri, memaksa para insinyur bekerja keras membedah data telemetri demi mencari jawaban sebelum lampu start balapan utama padam.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!