SPONSORED

The Blade, Tikungan F1 Terjal di Qiddiya, Kini Hampir Rampung

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
The Blade, Tikungan F1 Terjal di Qiddiya, Kini Hampir Rampung
TO NEWS OVERVIEW
The Blade, Tikungan F1 Terjal di Qiddiya, Kini Hampir Rampung

Arab Saudi terus membangun sirkuit masa depan di Qiddiya, dan kini video terbaru menunjukkan progres menakjubkan dari tikungan pertama yang dijuluki The Blade. Struktur raksasa yang akan menjadi tanjakan terjal dalam sejarah Formula 1 ini hampir selesai, siap menggeser legenda Eau Rouge di Spa.

Meski kalender F1 2026 harus dirombak akibat konflik Timur Tengah, termasuk pembatalan GP Arab Saudi di Jeddah, ambisi negeri tersebut untuk memiliki sirkuit baru tak surut. Formula 1 sendiri telah menjadwalkan GP Arab Saudi 2028 di kompleks Qiddiya, sebuah kota futuristik yang sedang dibangun di tengah gurun.

Video udara yang diunggah beberapa hari lalu memperlihatkan The Blade yang menjulang setara bangunan 20 lantai. Tikungan ini dirancang dengan kemiringan luar biasa, memecahkan rekor tanjakan tertinggi di sirkuit F1, melampaui Eau Rouge-Raidillon dan tikungan pertama di Austin. Konsepnya terinspirasi dari Circuit of the Americas, namun dengan tantangan lebih gila karena harus dibangun dari nol di dataran rata.

Red Bull Tak Punya Kecepatan untuk Podium GP Belanda, Verstappen Kecelakaan
Baca JugaRed Bull Tak Punya Kecepatan untuk Podium GP Belanda, Verstappen Kecelakaan

Yang lebih spektakuler, di bawah The Blade akan ada area publik yang memungkinkan pengunjung berjalan kaki tepat di bawah mobil F1 yang melaju. Bayangkan sensasi berdiri 70 meter di bawah deru mesin—ini akan menjadi daya tarik utama Qiddiya Speed Park, sekaligus sirkuit terpanjang di kalender F1.

ADVERTISEMENT

Desain sirkuit ini melibatkan Alexander Wurz, presiden asosiasi pembalap GPDA, untuk memastikan aspek keselamatan dan tantangan balapan. Dengan progres konstruksi yang sudah mencapai tahap akhir untuk tikungan pertama, target penyelenggaraan GP Arab Saudi 2028 tampaknya akan tepat waktu.

Namun, apakah kehadiran The Blade akan benar-benar mengubah peta kekuatan di F1? Para pembalap tentu akan menghadapi tantangan baru yang belum pernah ada, dan ini bisa menjadi momen bersejarah bagi olahraga ini. Sementara itu, penggemar di Indonesia bisa menantikan bagaimana sirkuit ini akan menjadi saksi pertarungan sengit para pebalap di masa depan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU