Paddock Formula 1 di Autodromo Jose Carlos Pace kembali memanas jelang rangkaian akhir pekan Brazilian GP. Ketegangan internal di kubu Scuderia Ferrari mendadak menjadi sorotan utama setelah Lewis Hamilton secara terbuka melontarkan tudingan tajam terhadap rekan setimnya, Charles Leclerc, menyusul insiden sengit yang melibatkan keduanya pada balapan sebelumnya di Meksiko.
Pertarungan ketat di Autodromo Hermanos Rodriguez pekan lalu memaksa kedua pembalap keluar dari batas lintasan dan menguburimpian mereka untuk meraih kemenangan. Luka dari insiden tersebut rupanya belum sepenuhnya kering. Juara dunia tujuh kali asal Inggris itu bahkan membandingkan cara bertahan Leclerc saat melawannya dengan duel-duel sang pembalap Monako melawan rival lain di masa lalu.
"Coba lihat Grand Prix Singapura, di mana ia berada sejajar di samping Max dan memilih mengangkat kaki dari pedal gas. Perlakuan itu tentu terasa berbeda. Situasi serupa juga terlihat ketika ia bertarung melawan Sebastian Vettel maupun Carlos Sainz," ujar Hamilton menyindir pendekatan agresif yang diterimanya.

Menanggapi tudingan panas tersebut, Prinsipal Tim Ferrari Fred Vasseur langsung berupaya mendinginkan suasana di garasi tim berlogo Kuda Jingkrak. Pria asal Prancis itu mencoba meredam spekulasi dengan menyatakan bahwa pandangan anak asuhnya mungkin dipicu oleh akumulasi rasa frustrasi akibat ketatnya persaingan di barisan depan.
"Saya tidak yakin Lewis benar-benar bermaksud seperti itu secara ekstrem. Ia hanya menyebutkan bahwa Charles membalap sedikit lebih keras kepadanya dibandingkan beberapa pembalap lain. Namun, jika kita melihat aksi luar biasa Charles di sektor pertama Austin, semua orang menyebutnya magis. Batas tipis memang selalu ada di antara kedua pembalap ini. Yang terpenting, mereka tidak bersentuhan, jadi itu sama sekali tidak bisa dikategorikan sebagai tindakan agresif," tegas Vasseur.
Sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keharmonisan tim, manajemen Ferrari langsung menggelar pertemuan tertutup guna meluruskan masalah ini. Vasseur memastikan bahwa diskusi internal berjalan positif dan seluruh pihak sepakat untuk segera melupakan drama di Meksiko demi fokus sepenuhnya menghadapi sisa musim balap yang semakin krusial.
"Kami telah berbicara secara mendalam kemarin malam, mengingat saya harus sempat terbang kembali ke Eropa di antara dua balapan tersebut. Semuanya berjalan baik. Diskusi ini sangat positif untuk menyamakan pandangan antara posisi saya dan pemikiran mereka. Sekarang saatnya menutup babak ini rapat-rapat dan mengalihkan fokus penuh ke balapan berikutnya," pungkas sang prinsipal.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!