SPONSORED

Tardozzi Bela Marc Marquez soal Jaminan Keamanan MotoGP Qatar 2026

Notifikasi
Hari Okta M
Hari Okta M
0
Tardozzi Bela Marc Marquez soal Jaminan Keamanan MotoGP Qatar 2026
TO NEWS OVERVIEW
Tardozzi Bela Marc Marquez soal Jaminan Keamanan MotoGP Qatar 2026

Manajer Tim Lenovo Ducati, Davide Tardozzi, secara terbuka membela Marc Marquez dari segala tudingan tidak adil terkait keraguan para pembalap untuk melawat ke Qatar. Menjelang akhir musim 2026, situasi geopolitik di Timur Tengah akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah memicu kekhawatiran serius di dalam paddock MotoGP terhadap rencana balapan di Sirkuit Internasional Lusail.

Ketegangan regional ini tidak hanya berdampak pada kejuaraan roda dua, tetapi juga memaksa ajang reli Dakar 2027 batal digelar di Arab Saudi. Sementara itu, penyelenggara MotoGP tetap bersikeras melanjutkan seri Qatar yang sempat tertunda ke akhir pekan 6-8 November. Sikap tegas serupa juga diambil oleh Liberty Media selaku pemilik komersial untuk dua seri pamungkas Formula 1 di Qatar dan Abu Dhabi.

Situasi pelik tersebut memicu reaksi dari para pembalap kelas utama yang secara diam-diam menyuarakan penolakan. Sekitar tiga perempat grid dilaporkan menentang perjalanan tersebut, hingga akhirnya mereka menggelar pertemuan khusus dengan pihak penyelenggara di Phillip Island demi menuntut jaminan keselamatan mutlak selama akhir pekan lomba berlangsung.

Kalender Red Bull MotoGP Rookies Cup 2027 Dirilis: Tanpa Pembalap Belanda
Baca JugaKalender Red Bull MotoGP Rookies Cup 2027 Dirilis: Tanpa Pembalap Belanda

Sorotan publik kerap tertuju kepada Marquez mengingat pengaruh besar sang juara dunia sembilan kali di kelas premier. Terlebih lagi, pembalap asal Spanyol itu sempat terlibat gesekan kebijakan dengan promotor, mulai dari keengganannya tampil di balapan eksharmasi karting Motegi hingga penolakan terhadap rencana perombakan format akhir pekan untuk musim 2027 mendatang.

ADVERTISEMENT

Tardozzi menegaskan bahwa Marquez sama sekali tidak pantas disudutkan hanya karena ia berani bersuara secara terbuka mewakili kekhawatiran keselamatan para pembalap. “Marc telah meminta jaminan untuk pergi ke Qatar, sementara yang lain memilih bungkam,” ungkap Tardozzi menjelaskan sikap anak asuhnya di garasi pabrikan Borgo Panigale tersebut. Dilansir dari Motorsport.com, ketegasan ini menunjukkan bagaimana sang bintang utama berani mengambil risiko untuk transparan demi kepentingan bersama.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU