Ketegangan di Queensland Raceway mencapai puncaknya saat Sprint Cup menentukan arah menuju Finals Series. Drama tak terhindarkan ketika Matt Payne dari Grove Racing harus rela kehilangan posisi puncak klasemen akibat masalah mesin yang menghancurkan peluangnya di balapan pamungkas Ipswich Super440.
Payne, yang memasuki balapan terakhir dengan keunggulan 110 poin, harus puas melihat Broc Feeney dari Triple Eight Race Engineering merebut kemenangan di race ketiga sekaligus menggesernya dari tahta klasemen. Kini Payne tertinggal 30 poin dari Feeney, sebuah perubahan dramatis yang mengubah lanskap persaingan menuju babak final.
Perubahan besar lainnya terjadi di belakang mereka. Brodie Kostecki dari Dick Johnson Racing berhasil melompat ke posisi ketiga, menggeser Cameron Waters dari Tickford Racing. Persaingan sengit juga terjadi di batas 10 besar, di mana James Golding (Blanchard Racing Team) dan Jack Le Brocq (Matt Stone Racing) saling kejar-mengejar.

Saat ini Golding memegang posisi ke-10 dengan keunggulan 55 poin atas Le Brocq, berkat finis kelima di balapan penutup. Namun, kepastiannya belum aman. Jika ada pembalap di luar 10 besar yang memenangkan Ryco Enduro Cup, maka posisinya bisa terancam.
Anton De Pasquale menjadi satu-satunya pembalap Chevrolet di posisi 10 besar, menempati peringkat keenam. Sementara itu, Will Brown tampil impresif dengan finis ketiga, menang di race kedua, dan finis ketiga lagi di race ketiga, namun ia tetap di posisi ketujuh. Meski begitu, ia berhasil memangkas defisit poinnya dari 585 menjadi 471.
Sepuluh pembalap teratas yang akan melaju ke Finals Series baru akan ditentukan setelah Bathurst 1000 pada 11 Oktober. Semua mata tertuju pada bagaimana persaingan ini akan berakhir.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!