SPONSORED

Yuki Tsunoda: Racing Bulls Cukup Terkesan dengan Performa Saya

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Yuki Tsunoda: Racing Bulls Cukup Terkesan dengan Performa Saya
TO NEWS OVERVIEW
Yuki Tsunoda: Racing Bulls Cukup Terkesan dengan Performa Saya

Yuki Tsunoda mengaku Racing Bulls "cukup terkesan" dengan kemampuannya beradaptasi dengan mobil spesifikasi 2026 Formula 1, saat ia menggantikan Liam Lawson di Grand Prix Belanda. Lawson dipanggil Red Bull setelah Isack Hadjar mengalami cedera pergelangan tangan saat libur musim panas, sehingga Tsunoda mendapat kesempatan tampil di Zandvoort pada akhir pekan sprint yang menantang.

Pembalap 26 tahun itu sebenarnya belum familiar dengan generasi baru mobil F1, tetapi ia terus mendekati rekan setimnya yang tampil impresif, Arvid Lindblad. Pada sesi latihan bebas pertama, Tsunoda tertinggal 0,825 detik dari pembalap Inggris itu, namun defisitnya menyusut menjadi 0,433 detik di SQ1, 0,360 detik di SQ2, lalu 0,011 detik di Q1 dan 0,102 detik di Q2. Pada sprint race, ia finis dengan selisih 11,5 detik di belakang Lindblad.

"Sejujurnya, saya sangat senang," ujar pembalap Jepang itu. "Saya sangat menikmati kualifikasi ini. Kualifikasi kemarin masih biasa saja, tapi saya belum tahu batas mobilnya karena masih baru. Sekarang lebih seperti kualifikasi yang sesungguhnya, saya bisa lebih percaya diri dengan mobil dan berani menikung lebih agresif."

Hamilton Yakin Strategi Jadi Kunci di GP Belanda meski Start P5
Baca JugaHamilton Yakin Strategi Jadi Kunci di GP Belanda meski Start P5

Mobil baru F1 menuntut manajemen energi yang canggih di samping sasis dan aerodinamika yang dirombak, dan Tsunoda tidak memungkiri itu menjadi tantangan besar di berbagai aspek. "Perasaan saat mengerem sangat berbeda. Saat saya mencoba di simulator VCARB, hal pertama yang saya rasakan adalah jika saya mengerem seperti tahun lalu, saya akan menabrak dinding! Tekanan dan batas pengereman berbeda, downforce juga beda. Belum lagi manajemen energi, kapan harus melepaskan tenaga, tiba-tiba mobil melambat sendiri. Banyak hal yang harus saya pelajari, tapi saya bisa beradaptasi lebih cepat dari perkiraan saya," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Tsunoda, sprint race 24 putaran sangat membantunya memahami prosedur start dan mengumpulkan pengalaman berharga. "Setiap putaran saya belajar, dan saya bisa membuktikannya di kualifikasi ini—setiap sesi saya semakin dekat," tambahnya.

Meski gagal masuk Q3 hanya dengan selisih sepersepuluh detik, Tsunoda yakin timnya tetap puas. "Tim tentu ingin kedua mobil masuk Q3," akunya, yang akan memulai balapan dari posisi ke-12. "Tapi melihat dari perkembangannya sejak kemarin, mereka cukup terkesan. Saya sendiri juga puas dengan apa yang sudah saya capai."

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU