Ketika Fernando Alonso menuntut 40 juta euro per musim untuk 2027-2028, Lawrence Stroll disebut punya cara unik untuk memenuhinya: meminta Honda ikut membayar. Kabar ini mencuat setelah GP Belanda, di mana debut power unit Honda yang diperbarui tidak sesuai harapan.
Menurut laporan AutoRacer.it, dari 30 tenaga kuda yang dijanjikan, hanya 17 yang benar-benar muncul. Lebih parah lagi, ada pengorbanan besar dalam hal kemampuan berkendara. Ini jelas bukan kabar baik bagi Aston Martin yang musim ini baru merasakan 'poin sesungguhnya' di Belanda.
Spekulasi dari Spanyol sudah mulai berhembus: Aston Martin dikabarkan sedang menjajaki pergantian pemasok mesin, dengan Mercedes sebagai kandidat utama. Namun, langkah itu tentu tidak murah dan berisiko mengganggu rencana jangka panjang.

Menurut Marc Limacher dari Business Book, Lawrence Stroll ingin Honda menanggung gaji Alonso. Baginya, Honda harus 'membeli kesabaran' tim dengan berkontribusi besar pada anggaran, sembari menunggu mesin Jepang itu benar-benar kompetitif. Ini semacam kompensasi atas target yang belum tercapai di 2026.
Apakah ini sekadar gosip paddock atau strategi bisnis yang cerdas? Yang jelas, Alonso masih menjadi aset berharga, dan Honda punya banyak pekerjaan rumah sebelum bisa bersaing di papan atas. Keputusan di tahun-tahun mendatang akan menentukan arah karier Alonso dan nasib proyek Aston Martin-Honda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!