Sami Pajari mengalami kemunduran besar pada SS5 Acropolis Rally Greece setelah ban belakang mobil Toyota Gazoo Racing yang dikendarainya pecah di awal etape Elikon Mountain.
Pajari dan navigatornya, Marko Salminen, terpaksa berhenti di pinggir lintasan untuk mengganti ban. Meski proses pergantian berlangsung cepat, waktu yang hilang membuat pembalap Finlandia itu kehilangan momentum setelah sebelumnya masih bersaing di kelompok depan.
Menurut Pajari, insiden tersebut terjadi akibat batu besar yang berada di jalur roda pada bagian lintasan yang sempit sehingga tidak mungkin dihindari. Kondisi gravel Yunani kembali memperlihatkan bahwa ketahanan ban dan kemampuan menghindari batu menjadi faktor yang sama pentingnya dengan kecepatan.

"There was a big loose rock in the wheel rut on a narrow section. I couldn't avoid it. We lost some time before the service, and now we've lost even more. This is not our race this time," kata Pajari.
Di depan, Sebastien Ogier terus memangkas selisih waktu sambil mengutamakan pendekatan aman untuk menghindari masalah, sedangkan Jon Armstrong mencetak kemenangan special stage pertamanya di Kejuaraan Reli Dunia bersama M-Sport Ford.
Acropolis Rally Greece masih menyisakan dua special stage pada Jumat. Dengan lintasan yang terus rusak dan risiko puncture tetap tinggi, strategi menjaga ban diperkirakan kembali menjadi penentu sebelum reli memasuki leg Sabtu.














Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!