Filip Salac langsung mencuri perhatian di sesi Practice Moto2 Austria 2026. Pembalap American Racing itu tidak hanya memimpin, tetapi juga memecahkan rekor lap Red Bull Ring dengan waktu 1'32.402 detik. Sejak awal sesi, Salac memang sudah menunjukkan kecepatan, dan ia sukses mengamankan tempat langsung ke Q2, sementara para rival harus berjuang lebih keras.
Sesi yang berlangsung ketat ini sempat terganggu ketika Barry Baltus terjatuh dengan empat menit tersisa. Insiden itu memunculkan bendera kuning dan menghentikan laju para pembalap yang sedang mengejar waktu terbaik. Meski begitu, Salac tetap aman di puncak, diikuti oleh Ivan Ortola yang hanya terpaut 0,097 detik. Ortola, yang sempat memimpin catatan waktu sebelum bendera kuning, harus puas di posisi kedua untuk QJMotor.
Di belakang mereka, Daniel Holgado menjadi yang tercepat di antara pembalap Aspar di posisi ketiga, disusul Tony Arbolino yang melanjutkan performa apiknya dari sesi pertama. Izan Guevara melengkapi lima besar setelah melakukan manuver telat di akhir sesi, naik dari posisi ketujuh. Pembalap Blu Cru Pramac Yamaha itu menjadi yang terbaik di antara pengguna motor Boscoscuro di Austria.

David Alonso harus turun ke posisi keenam, diikuti oleh Alex Escrig yang berhasil bangkit dari insiden di FP1. Escrig, yang sempat terjatuh dan hanya berada di posisi 26, sukses memperbaiki posisinya menjadi ketujuh. Sementara itu, pemimpin klasemen Manuel Gonzalez harus puas di urutan kedelapan, dan Celestino Vietti yang sempat melebar ke gravel finis kesembilan.
Pembalap Gresini, Alonso Lopez, melengkapi sepuluh besar setelah sempat memimpin sesi. Di posisi sebelas, Mario Aji menjadi yang tercepat untuk Idemitsu Honda Team Asia, diikuti oleh Senna Agius di posisi dua belas. Daniel Munoz dari Italtrans harus puas di posisi ketiga belas, sementara Jose Antonio Rueda mengamankan tempat terakhir untuk langsung ke Q2, memaksa Alberto Ferrandez turun ke Q1.
Persaingan ketat juga membuat Joe Roberts harus melalui Q1 setelah finis di posisi kelima belas. Pembalap American Racing itu sebenarnya sempat mencetak putaran terbaik pribadinya di akhir sesi, tetapi belum cukup untuk masuk langsung ke Q2. Aron Canet, yang menjadi yang terbaik di antara pembalap ELF Marc VDS, harus puas di posisi keenam belas, menandakan tim masih kesulitan menemukan performa.
Marcos Ramirez yang tampil sebagai wildcard untuk Klint Forward Racing berada di posisi 26. Sesi ini juga diwarnai beberapa insiden lain, seperti kecelakaan yang menimpa rekan setim Baltus, Zonta van den Goorbergh, serta Luca Lunetta yang terjatuh di tikungan yang sama di mana Vietti nyaris celaka. Masalah teknis juga dialami Garcia yang harus berhenti dengan asap mengepul dari motornya. Angel Piqueras, yang mendapat penalti double long lap akibat insiden di Misano, terpaksa menunda penalti tersebut karena cedera tangan kanan yang dialaminya di FP1.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!