George Russell tampil sempurna di Grand Prix Azerbaijan 2026. Pembalap Mercedes itu memulai balapan dari pole position dan tak pernah tergoyahkan, meski dua safety car sempat mengancam dominasinya. Ini kemenangan ketiganya musim ini, dan yang pertama sejak Austria pada Juni lalu. Russell membuktikan bahwa Mercedes kembali ke jalur juara.
Sejak sesi kualifikasi, Russell sudah menunjukkan sinyal bahaya. Ia meraih pole dengan keunggulan delapan persepuluh detik, sebuah margin yang luar biasa di sirkuit jalanan Baku. Di balapan, ia langsung melesat menjauh. Ban medium yang dipakainya terbukti lebih awet dibanding soft milik rival-rival terdekat, membuat strategi satu stop menjadi pilihan tepat. Sementara itu, Max Verstappen harus puas finis kedua setelah sempat tertahan di belakang Oscar Piastri.
Balapan berjalan relatif tenang hingga lap 30. Namun, insiden yang menimpa Alex Albon memicu safety car pertama. Albon membentur dinding TecPro di tikungan 5 setelah ban terkunci. Beruntung ia tidak cedera. Safety car ini mengubah lanskap balapan karena hampir semua pembalap terdepan belum melakukan pit stop. Russell tetap memimpin, diikuti Piastri, Verstappen, Hadjar, Leclerc, dan Hamilton. Norris yang sebelumnya berada di posisi empat harus rela turun ke urutan sembilan setelah melebar di tikungan 1.

Restart pada lap 36 menjadi momen paling kacau. Verstappen langsung menyalip Piastri untuk merebut posisi kedua. Tetapi di belakang, Franco Colapinto kehilangan kendali dan menabrak rekan setimnya di Alpine, Pierre Gasly. Lando Norris yang berada di dekatnya ikut terseret dan harus mengakhiri balapan. Kimi Antonelli nyaris terlibat, namun berhasil lolos. Insiden ini menghadirkan safety car kedua yang membuat balapan berjalan dramatis.
Setelah restart terakhir, Russell tetap fokus dan menjaga jarak dari Verstappen. Ia melintasi garis finis dengan keunggulan nyaman. Verstappen finis kedua, sementara Piastri harus puas ketiga. Charles Leclerc dan Lewis Hamilton melengkapi lima besar. Hasil ini semakin memanaskan persaingan gelar. Russell kini mengoleksi tiga kemenangan, menyamakan kedudukan dengan Verstappen dalam hal jumlah kemenangan musim ini. Klasemen pembalap pun semakin ketat.
Bagi Mercedes, kemenangan ini adalah konfirmasi bahwa paket teknis mereka bekerja sempurna di sirkuit jalanan. Kecepatan di lintasan lurus dan traksi keluar tikungan menjadi kunci. Sementara Red Bull harus bekerja keras untuk menutup celah. Verstappen mengakui bahwa ban mediumnya mengalami graining, membuatnya kehilangan waktu berharga.
Dengan delapan balapan tersisa, setiap poin akan sangat berarti. Russell dan Verstappen kini bersaing ketat di puncak klasemen. Sirkuit Baku telah menjadi saksi bagaimana satu kesalahan bisa berakibat fatal. Norris dan Gasly harus move on, sementara Colapinto akan menghadapi sorotan setelah insiden kontroversialnya. F1 2026 masih panjang, dan drama seperti ini akan terus berlanjut.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!