George Russell membela keputusan race control yang hanya memberlakukan single yellow flag saat Max Verstappen mengalami kecelakaan pada akhir sesi kualifikasi Formula 1 Grand Prix Austria 2026.
Verstappen kehilangan kendali mobilnya di Tikungan 9 ketika masih berjuang memperebutkan pole position bersama dua pembalap Mercedes. Russell tetap menyelesaikan putaran terakhirnya dan merebut pole position, sementara Kimi Antonelli membatalkan lap karena mengira marshal mengibarkan double yellow flag.
Russell menjelaskan dirinya langsung mengurangi kecepatan sesuai regulasi sebelum memasuki area insiden. Namun, ia merasa situasi masih aman karena hanya diberlakukan single yellow flag dan mobil Verstappen sudah berada jauh dari jalur balap.

"Itu tikungan di mana Anda bisa melihat cukup jauh. Saya langsung mengangkat gas cukup banyak dan akan menilai situasinya begitu tiba di tikungan jika mobil masih berada di sana."
"Karena hanya single yellow, saya cukup yakin tidak ada bahaya. Begitu memasuki tikungan, saya sudah melihat lampu hijau di depan dan bahkan mengira mobilnya sudah kembali melanjutkan. Saya sama sekali tidak melihat mobil itu."
Russell baru mengetahui posisi RB22 Verstappen setelah melihat tayangan ulang. Menurutnya, mobil tersebut sudah berada jauh di luar lintasan sehingga keputusan marshal mempertahankan single yellow flag merupakan langkah yang tepat.
"Mobil itu berada sangat jauh dari lintasan sehingga saya sama sekali tidak melihatnya. Baru setelah melihat tayangan ulang saya sadar mobilnya sudah menghantam dinding. Saya senang akal sehat tetap menjadi dasar pengambilan keputusan."



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!