Rodin Motorsport membuat pernyataan tegas di kualifikasi Formula 2 Baku. Martinius Stenshorne dan Alex Dunne kompak merebut pole position untuk dua balapan feature akhir pekan ini, sekaligus menegaskan dominasi tim asal Inggris tersebut di Sirkuit Jalanan Baku.
Sesi kualifikasi Kamis dibagi menjadi dua bagian masing-masing 15 menit. Sesi pertama menentukan grid untuk sprint race Jumat dan feature race pertama, sementara sesi kedua menentukan posisi start feature race kedua pada Sabtu. Oliver Goethe dari MP Motorsport sempat menjadi patokan awal dengan 1m59,374s setelah sesi sempat tertunda akibat perbaikan lintasan.
Namun, Stenshorne tak butuh waktu lama untuk mengambil alih puncak dengan 1m55,821s. Rekan setimnya, Dunne, kemudian melesat lebih cepat lagi dengan 1m55,383s, unggul 0,230 detik dari Kush Maini (ART Grand Prix) yang menyelip di antara keduanya. Pada run kedua, Dunne tidak mampu memperbaiki waktunya, sementara Stenshorne memperkecil jarak menjadi hanya 0,053 detik.

Di belakang mereka, Noel Leon dari Campos Racing konsisten di posisi ketiga, sedangkan pemimpin klasemen Nikola Tsolov harus puas berada di urutan kesembilan, hanya sedikit di depan rival utamanya, Rafael Camara (Invicta Racing). Camara kemudian berhasil naik ke posisi kelima berkat bantuan angin dari rekan setimnya, Joshua Duerksen, di lintasan lurus panjang. Camara tertinggal 0,238 detik dari waktu tercepat.
Lima menit sebelum sesi pertama berakhir, bendera kuning sempat berkibar singkat setelah Roman Bilinski, Dunne, dan Gabriele Mini melebar di Tikungan 1. Insiden itu menghambat perbaikan waktu bagi mereka yang sedang melaju. Dino Beganovic menjadi satu-satunya pembalap yang mencatatkan peningkatan signifikan. Meski kehilangan manfaat angin di akhir putaran, pembalap DAMS itu berhasil menembus posisi kedelapan, mendorong Tsolov ke posisi kesepuluh. Artinya, Tsolov akan start dari pole di sprint race Jumat.
Dunne menyelesaikan sesi pertama dengan Rodin 1-2, diikuti Stenshorne, Leon, dan Maini. Camara melengkapi lima besar. Sesi kedua dimulai dengan Camara sebagai patokan awal, pembalap junior Ferrari itu mencatat 1m54,477s, lebih cepat 0,250 detik dari Leon. Beberapa tim memilih mengganti ban, tetapi Mari Boya dari Prema memilih bertahan di lintasan dan naik ke posisi kedua.
Boya tampak akan bertahan di posisi itu hingga duo Rodin kembali ke lintasan di menit-menit akhir. Saat bendera finis dikibarkan, Dunne mencatat 1m54,173s untuk menggeser Camara, sebelum Stenshorne melampaui rekan setimnya dengan catatan 1m53-an, unggul 0,445 detik dari Camara. Stenshorne pun memastikan pole untuk feature race kedua, sementara Dunne harus puas di posisi kedua.
Camara dan Boya mempertahankan posisi ketiga dan keempat, dengan Maini kembali finis di lima besar. Tsolov harus menerima kenyataan start dari posisi kedelapan di feature race kedua. Dengan dominasi Rodin, persaingan menuju balapan akhir pekan di Baku semakin memanas, terutama bagi Tsolov yang harus waspada terhadap tekanan Camara di klasemen pembalap.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!