Max Verstappen merebut pole position di kualifikasi F1 GP Inggris 2025 di Sirkuit Silverstone dengan lap luar biasa, mengalahkan McLaren dan Ferrari. Red Bull mengungkapkan pendekatan berbeda yang membawa Verstappen ke posisi terdepan. Berikut rincian strategi tim dan analisis kualifikasi.
Kualifikasi F1 GP Inggris 2025, yang digelar pada 5 Juli 2025 pukul 15:00 BST, berlangsung dalam kondisi lintasan basah dan berangin. Verstappen mencatatkan waktu 1:25,143, mengungguli Oscar Piastri (+0,087 detik) dan Lando Norris (+0,152 detik). Menurut kepala tim Red Bull, Christian Horner, keberhasilan Verstappen didukung oleh kerja tim semalam untuk memperbaiki mobil RB21 setelah latihan bebas yang sulit. “Lap luar biasa dari Max,” kata Horner kepada Sky Sports F1. “Kredit untuk tim juga, karena kami menempuh pendekatan berbeda.” Red Bull menggunakan setelan sayap dengan downforce rendah, sehingga mobil lebih cepat di lintasan lurus, meski sulit di tikungan berkecepatan tinggi. “Kami cukup ramping pada sayap, jadi kami cepat di lintasan lurus. Kami mencapai waktu lap dengan cara berbeda dari tim lain,” ujar Horner.

- Perjuangan Awal: Verstappen mengeluh mobil RB21 “sulit dikendarai” di Q1, tetapi tim melakukan penyesuaian untuk Q3. Lap terakhirnya di Q3 menjadi penentu, menyingkirkan McLaren dari pole.
- Persaingan Ketat: Margin waktu sangat kecil, dengan 19 pembalap di Q1 hanya terpaut 0,7 detik. McLaren dan Ferrari, yang mendominasi latihan bebas, diperkirakan akan menguasai kualifikasi, tetapi Verstappen memanfaatkan kondisi berangin.
- Keunggulan Verstappen: Dengan pole ke-44 dalam kariernya, Verstappen kembali menunjukkan kemampuan kualifikasi luar biasa, seperti yang dipuji Horner dan Helmut Marko, yang menyebutnya pembalap tercepat Red Bull sepanjang masa.
- Prospek Balapan: Horner mengakui bahwa pendekatan downforce rendah bisa menjadi kelemahan di balapan, terutama jika lintasan kering. Hujan yang diprediksi pada 6 Juli 2025 dapat mengubah dinamika.
Pendekatan Red Bull dengan setelan sayap ramping memberi Verstappen keunggulan di lintasan lurus, tetapi berisiko di tikungan cepat Silverstone. Keberhasilan pole menunjukkan bakat Verstappen dan kerja tim, tetapi McLaren tetap favorit di balapan karena kecepatan MCL39. Hujan dapat membantu Red Bull, karena Verstappen mahir di lintasan basah, tetapi strategi ban akan krusial.
Pole Verstappen menjaga peluang Red Bull di klasemen, meski tertinggal 61 poin dari pemimpin klasemen pembalap, Oscar Piastri. Antusiasme fans Silverstone, dengan tribun penuh, meningkatkan penjualan tiket. Sentimen di X menunjukkan kekaguman atas lap Verstappen, dengan #BritishGP2025 trending.
Christian Horner berkata:
“Lap luar biasa dari Max. Tim melakukan pekerjaan hebat dengan pendekatan berbeda.”
Max Verstappen menambahkan:
“Sulit dengan angin, tapi kami berhasil. Senang dengan pole ini.”
Red Bull harus mengatasi kelemahan kecepatan balapan RB21 dibandingkan McLaren. Hujan pada balapan dapat menguji strategi, sehingga Verstappen perlu keputusan pit stop yang sempurna untuk mempertahankan posisi depan.
Dengan pole, Verstappen berpeluang menang jika hujan membantu, tetapi McLaren tetap ancaman besar. Balapan pada 6 Juli 2025 pukul 15:00 BST akan menentukan apakah pendekatan Red Bull berhasil.
Red Bull ungkap strategi unik di balik pole Verstappen di F1 GP Inggris 2025. Akankah ia menang di Silverstone? Ikuti liputan eksklusif hanya di SPORTRIK!
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Kimi Antonelli
Mercedes
|
242 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
183 |
|
3
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
183 |
|
4
|
|
Lando Norris
McLaren
|
159 |
|
5
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
155 |
|
6
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
112 |
|
7
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
104 |
|
8
|
|
Isack Hadjar
Red Bull
|
68 |
|
9
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
49 |
|
10
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
44 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
425 |
|
2
|
|
Ferrari
|
338 |
|
3
|
|
McLaren
|
263 |
|
4
|
|
Red Bull Racing
|
186 |
|
5
|
|
Red Bull
|
177 |
|
6
|
|
Racing Bulls
|
66 |
|
7
|
|
Alpine
|
63 |
|
8
|
|
Alpine F1 Team
|
61 |
|
9
|
|
Haas F1 Team
|
21 |
|
10
|
|
Audi
|
16 |
Baca Juga
Ralf Schumacher alami dislokasi bahu dan patah tulang usai kecelakaan jetski di acara TV Jerman. Ia akan menjalani operasi dan optimis kembali ke Monza.
Will Buxton mengecam Williams yang overpromising di F1 2026 dan mempertanyakan keputusan Carlos Sainz memilih tim itu ketimbang Audi. Williams terpuruk di P9.
Fred Vasseur mengubah mentalitas Ferrari untuk berani ambil risiko, menghasilkan mobil SF-26 inovatif yang kini ditiru rival. Akankah ini membawa gelar juara?
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!