SPONSORED

Red Bull Punya Keunggulan Kunci untuk Raih Kemenangan F1 2026 Pertama

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Red Bull Punya Keunggulan Kunci untuk Raih Kemenangan F1 2026 Pertama TO NEWS OVERVIEW
© XPB Images

Max Verstappen menjadi satu-satunya harapan Red Bull di tengah musim yang sulit. Tim asal Milton Keynes itu belum meraih satu pun kemenangan di F1 2026, tetapi ada secercah peluang yang bisa dimanfaatkan pada paruh kedua musim.

Menurut analis teknis RacingNews365, Paolo Filisetti, Red Bull memiliki keunggulan kunci yang bisa menjadi pembeda. Meskipun RB22 telah mengalami perubahan besar dalam 11 balapan pertama, terutama pada desain sidepod, masalah utama tetap pada kurangnya downforce aerodinamis, khususnya di bagian belakang mobil. Hal ini terlihat jelas dari mapping aerodinamis yang selalu menunjukkan defisit di area tersebut.

Perubahan yang dilakukan untuk mencapai distribusi beban yang berbeda dan stabilitas di tengah tikungan ternyata belum cukup. Sayap belakang dengan profil tambahan yang dipasang di sirkuit seperti Monaco tetap dipakai di balapan berikutnya, menandakan solusi yang dicari tidaklah sederhana. Perombakan besar-besaran diperlukan, dengan lantai mobil menjadi prioritas utama.

Perez Siap Gantikan Sainz di Williams untuk F1 2027
Baca JugaPerez Siap Gantikan Sainz di Williams untuk F1 2027

Namun, ada satu area di mana Red Bull unggul: mesin. Power unit Red Bull-Ford terbukti kompetitif di antara mesin-mesin baru 2026. Performanya bahkan memungkinkan tim untuk memilih downforce yang lebih besar di beberapa sirkuit, karena mesin mampu mengompensasi pilihan tersebut. Ini menjadi modal berharga untuk mengejar ketertinggalan.

ADVERTISEMENT

Gambaran musim ini memang tidak nyaman bagi Red Bull. Di sebagian besar balapan, mereka kurang memiliki kecepatan balapan, dan bahkan di kualifikasi, kecepatan satu putaran sering kali tidak cukup. Meski begitu, di level tertinggi, kekurangan itu sedikit berkurang. Fakta yang tak terbantahkan: Red Bull adalah satu-satunya tim top yang belum menang di 2026.

Di Austria, Verstappen nyaris menang, tetapi finis kedua dengan selisih lebih dari 1,5 detik di belakang George Russell. Untuk meraih kemenangan pertama musim ini, pembalap Belanda itu mungkin harus mengandalkan masalah yang dialami kompetitor dan perbedaan strategi pengembangan di sirkuit-sirkuit tertentu. Performa RB22 yang mulai stabil dalam beberapa balapan terakhir bisa ditingkatkan dengan pembaruan yang tepat, sementara rival mungkin tidak membawa upgrade baru di sirkuit yang sama.

Namun, ada hambatan. Situasi power unit saat ini, terutama peluang pengembangan ADUO yang dimiliki Mercedes dan Ferrari untuk mesin mereka, menjadi kendala nyata bagi rencana Red Bull. Meski begitu, peluang tetap ada, dan Red Bull tampaknya siap memanfaatkannya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU