SPONSORED

Red Bull Diprotes Keras Verstappen dan Hadjar Usai GP Amerika Serikat

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Red Bull Diprotes Keras Verstappen dan Hadjar Usai GP Amerika Serikat
TO NEWS OVERVIEW
Red Bull Diprotes Keras Verstappen dan Hadjar Usai GP Amerika Serikat

Akhir pekan Formula 1 di Grand Prix Amerika Serikat menyisakan kekecewaan mendalam bagi kubu Red Bull setelah Max Verstappen dan rekan setimnya melancarkan kritik tajam akibat serangkaian masalah teknis dan operasional yang bisa dihindari. Masalah tersebut membuat potensi kecepatan mobil gagal dimaksimalkan di atas lintasan Austin, memupus harapan untuk meraih hasil maksimal dalam perseturan perebutan gelar.

Petaka bagi skuad asal Milton Keynes ini bermula sejak lampu start padam, di mana Verstappen dan Isack Hadjar langsung kehilangan momentum berharga dari posisi start kedua serta ketiga. Situasi kian runyam karena sepanjang balapan kedua pembalap diganggu oleh masalah radio tim yang membuat komunikasi dengan pitwall menjadi sangat buruk, memicu kebingungan taktis di tengah sengitnya tekanan dari para rival.

Verstappen tampak sangat murka dengan pemilihan strategi dua kali masuk pit yang membuka celah lebar bagi Kimi Antonelli untuk melenggang mulus meraih kemenangan dominan dengan strategi satu kali pit stop. Lewat pesan radio usai melintasi garis finis di posisi ketiga, juara dunia bertahan itu tidak bisa menyembunyikan kekesalannya yang luar biasa terhadap performa keseluruhan tim sepanjang lomba.

Analisis F1 GP Amerika Serikat 2026: Dominasi Kimi Antonelli dan Titik Nadir George Russell
Baca JugaAnalisis F1 GP Amerika Serikat 2026: Dominasi Kimi Antonelli dan Titik Nadir George Russell

"Mengerikan: kecepatannya, ban yang salah, pit stop buruk, pengereman mesin buruk. Tidak ada yang berfungsi," ujar Verstappen menggambarkan kekacauan yang ia alami di kokpit. Komentar tajam juga dilontarkan perihal komunikasi radio yang buruk dengan menyindir secara sarkas bahwa mungkin tim harus mulai berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat agar lebih murah dan efisien.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Isack Hadjar menunjukkan kemarahan yang bahkan lebih besar usai finis di peringkat keenam, menuntut adanya desain ulang kopling yang dinilai terlalu rapuh menghadapi temperatur tinggi. Menurutnya, kegagalan di hal-hal sepele seperti radio dan kopling sangat memukul peluang mereka meraih podium di balapan kali ini.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU