SPONSORED

Quartararo: Sulit Ikuti Papan Atas di MotoGP Jepang 2025

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Quartararo: Sulit Ikuti Papan Atas di MotoGP Jepang 2025 TO NEWS OVERVIEW
© Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha MotoGP Team menyebut "jelas tidak mungkin" mengejar pembalap terdepan di Grand Prix Jepang 2025, usai finis kedelapan. Dengan fokus kini beralih ke pengembangan diri, Fabio Quartararo optimistis menatap balapan berikutnya di Mandalika, menyoroti potensi lintasan untuk hasil lebih baik dalam MotoGP.


Perjuangan di Motegi

Quartararo memulai balapan dengan kuat, melesat dari posisi kelima di kualifikasi ke posisi keempat, menyalip Joan Mir dari Honda HRC Castrol. Namun, kesalahan saat mendorong batas motor Yamaha M1 membuatnya melebar dan turun ke posisi kesembilan. “Saya start bagus, tapi dengan grip kami, saya buat kesalahan karena coba ikuti mereka, tapi jelas tidak mungkin,” ujarnya. Hingga Pedro Acosta (Trackhouse MotoGP Team) keluar lintasan, Quartararo naik ke posisi kedelapan, yang ia sebut sebagai "hasil maksimal".

gambar artikel

Pecco Bagnaia Gagal Finis di Assen MotoGP 2026 karena Masalah Rem
Baca JugaPecco Bagnaia Gagal Finis di Assen MotoGP 2026 karena Masalah Rem

Fokus pada Pengembangan Diri

Dengan pengembangan Yamaha beralih ke mesin V4 baru, M1 saat ini kemungkinan tak mendapat peningkatan signifikan. Meski begitu, Quartararo tetap fokus memperbaiki performanya. “Tujuan utama saya sekarang adalah bekerja pada diri sendiri dan meningkat sebagai pembalap,” katanya. Ia merasa balapan di Motegi menunjukkan ritme yang baik, meski tertinggal 21 detik dari pemenang Francesco Bagnaia dari Ducati. Dibandingkan finis ke-12 di Motegi 2024, ia kini 12 detik lebih cepat, menandakan progres pribadi.

ADVERTISEMENT


Harapan di Mandalika

Menatap Grand Prix Indonesia pada 3-5 Oktober 2025, Quartararo optimistis. “Mandalika bisa jadi lintasan di mana kami bisa lakukan sesuatu yang baik,” ujarnya. Meski enggan berspekulasi, ia yakin kualifikasi dan balapan di sana bisa lebih kompetitif. “Bukan berarti bersaing untuk posisi teratas, tapi jika harus pilih satu lintasan, ini dia,” tambahnya, menyoroti potensi ban yang berbeda memberikan keuntungan.


Persaingan dan Puji Syukur

Podium Mir menandai kembalinya Honda ke posisi tiga besar, sesuatu yang belum diraih Yamaha sejak podium Quartararo di Jerez. “Bagus untuk kejuaraan melihat pabrikan berbeda di podium. Kami harus melangkah maju,” katanya. Pembalap Yamaha lain, Miguel Oliveira dari Pramac Racing, finis ke-14, tertinggal sembilan detik dari Quartararo. Analisis Sportrik menilai fokus Quartararo pada diri sendiri bisa membawa Yamaha lebih kompetitif di sisa musim 2025.

ADVERTISEMENT
Klasemen MOTOGP DRIVERS CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
1
Jorge Martin
Jorge Martin Aprilia Racing
193
2
Marco Bezzecchi
Marco Bezzecchi Aprilia Racing
186
3
Fabio Di Giannantonio
Fabio Di Giannantonio Pertamina Enduro VR46 Racing Team
177
4
Ai Ogura
Ai Ogura Trackhouse MotoGP Team
168
5
Marc Marquez
Marc Marquez Ducati Lenovo Team
153
6
Raul Fernandez
Raul Fernandez Trackhouse MotoGP Team
138
7
Pedro Acosta
Pedro Acosta Red Bull KTM Factory Racing
133
8
Francesco Bagnaia
Francesco Bagnaia Ducati Lenovo Team
130
9
Alex Marquez
Alex Marquez BK8 Gresini Racing MotoGP
78
10
Fermin Aldeguer
Fermin Aldeguer BK8 Gresini Racing MotoGP
76
Klasemen MOTOGP CONSTRUCTORS CHAMPIONSHIP
POS FOTO CONSTRUCTOR PTS
1
Aprilia
Aprilia
279
2
Ducati
Ducati
269
3
KTM
KTM
165
4
Honda
Honda
95
5
Yamaha
Yamaha
51

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU