Ada ironi yang cukup menarik perhatian di paddock Formula 1 musim ini. Lewis Hamilton saat ini tengah memburu gelar juara dunia kedelapan sepanjang kariernya untuk melampaui rekor legendaris Michael Schumacher. Namun, di jalur yang sama, ia harus melihat mantan timnya dikuasai oleh suksesor mudanya yang siap mencatatkan sejarah besar.
Akhir pekan di Autodromo Hermanos Rodriguez pada 1 November 2026 menjadi momen penting bagi Kimi Antonelli. Pembalap muda asal Italia tersebut berada di ambang sejarah untuk dinobatkan sebagai juara dunia termuda sepanjang 77 tahun perjalanan ajang balap jet darat, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Sebastian Vettel sejak 2010 silam.
Situasi klasemen membuat perebutan gelar praktis berada di tangan pembalap muda Mercedes tersebut. Meskipun Hamilton baru saja merebut pole position perdananya bersama Scuderia Ferrari dan George Russell mengamankan posisi start terdepan lainnya di Meksiko, peluang matematis mereka sangat tipis. Antonelli hanya membutuhkan tambahan dua poin saja untuk memastikan mahkota juara dunia musim ini jatuh ke tangannya.

Menanggapi performa luar biasa sang calon juara, Hamilton melontarkan pujian terbuka di area paddock. Menurut juara dunia tujuh kali itu, konsistensi yang ditunjukkan oleh rival mudanya sepanjang musim 2026 sangat luar biasa dan sulit dihentikan oleh para pesaing senior.
"Kimi harus tetap melakukan apa yang sudah ia tunjukkan sepanjang musim ini, yakni fokus dari satu balapan ke balapan berikutnya dan selalu berusaha meraih hasil maksimal. Ia akan terus membalap dengan luar biasa seperti yang telah ia buktikan sepanjang tahun," ujar Hamilton mengomentari performa sang pemimpin klasemen.
Lebih lanjut, pembalap asal Inggris tersebut mengenang perjalanan karier sang penerus yang dulunya sering meminta tanda tangan di garasi tim. Melihat transisi dari seorang anak kecil pencinta balap hingga kini menjadi penantang gelar terkuat di grid memberikan kebanggaan tersendiri bagi peraih rekor kemenangan terbanyak F1 tersebut.
"Perjalanan karier Kimi benar-benar luar biasa. Ia sempat melewati tahun debut yang keras dan penuh tantangan di Formula 1, lalu menunjukkan lonjakan performa yang masif pada musim 2026 lewat penampilan yang hampir tanpa cela," tambahnya.
Sementara itu, George Russell juga mengakui keunggulan rival satu garasinya tersebut. Russell menegaskan bahwa dirinya kini hanya ingin fokus mengamankan hasil terbaik bagi tim Mercedes hingga seri pemungkas di Abu Dhabi, sembari merelakan pertarungan gelar juara dunia yang sudah terkunci rapat.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!