SPONSORED

Program Wildcard Jadi Kunci Progres Cooper Hall di Enduro Cup

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Program Wildcard Jadi Kunci Progres Cooper Hall di Enduro Cup
TO NEWS OVERVIEW
Bayley Hall during the Ipswich Super440 weekend. Image: Richard Gresham

Cooper Hall menegaskan bahwa program wildcard yang ia jalani bersama Team 18 menjadi fondasi penting dalam persiapannya menghadapi Enduro Cup. Pebalap muda yang masih beradaptasi dengan mobil Supercars ini mengaku setiap sesi balap, termasuk putaran solo pertamanya di Ipswich Super440, memberinya pelajaran berharga tentang bertarung di tengah kerumunan pebalap.

Pada akhir pekan tersebut, Hall mencatatkan hasil terbaiknya dengan finis ke-18 di Race 2 pada hari Sabtu. Namun yang lebih penting, ia mengumpulkan pengalaman krusial tentang bagaimana mengelola ban, membaca situasi balapan, dan menjaga konsistensi saat bersaing di tengah pack. Pengalaman itu menjadi modal berharga menjelang ujian sesungguhnya di Enduro Cup.

Bersama rekan setimnya, Craig Lowndes, Hall juga menjalani tes pra-enduro di Queensland Raceway setelah uji coba awal mereka di The Bend terganggu masalah kelistrikan. Tes tersebut memberi mereka waktu tambahan untuk menyempurnakan setelan mobil dan mempererat kerja sama, sesuatu yang sangat krusial untuk balapan panjang.

Debat Paritas Supercars: Saatnya Paddle-Shift?
Baca JugaDebat Paritas Supercars: Saatnya Paddle-Shift?

Di tengah musim perdananya di Super2 setelah pindah dari Porsche Carrera Cup, Hall mengaku masih 'buku kosong' yang haus akan ilmu. Ia memanfaatkan pengalaman dan masukan dari pebalap reguler Team 18, Anton De Pasquale dan David Reynolds, untuk mempercepat kurva belajarnya.

ADVERTISEMENT

“Hal yang keren adalah, karena ini tahun pertamaku, aku masih seperti buku kosong,” ujar Hall kepada Speedcafe. “Aku justru menemukan cara memadukan teknik yang cocok dari mereka berdua dan menggunakannya untuk keuntunganku. Jadi, aku masih mengubah gaya balapku. Itu membantu mencoba membuka kecepatan, tapi juga membantu menemukan cara mengatur mobil. Jika aku bisa mengendarai setelan tertentu dengan lebih baik, maka kami bisa menemukan kecepatan dari kombinasi keduanya.”

Bekerja dengan Lowndes dan insinyur Richard Hollway menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Hall. Kedua nama tersebut adalah sosok yang ia kagumi sejak kecil. “Aku tumbuh mendengar nama mereka, semua kerja mereka di main game waktu aku masih kecil,” kata Hall. “Bekerja dengan mereka berdua benar-benar seperti napas segar dan sangat menyenangkan. Komunikasi, teknik, dan gaya kami pada dasarnya sudah menyatu sejak awal. Craig dan aku punya teknik mengemudi yang sangat mirip dan kami terhubung baik dalam hal bagaimana kami ingin mobil terasa.”

Berbeda dari banyak pebalap junior lain yang baru pertama kali turun di enduro, Hall datang dengan pengalaman pit stop dan pergantian pebalap yang cukup matang. Sebelum musim ini, ia mengaku belum pernah melakukan pergantian pebalap yang sesungguhnya. Namun kesempatan tampil di Bathurst 12 Hour dan Spa 24 Hour menjadi ajang belajarnya. “Semua berjalan mulus seolah aku sudah melakukannya bertahun-tahun karena aku memang punya waktu setengah tahun untuk belajar,” tambahnya. Pengalaman itu juga mengajarinya beradaptasi dengan cepat, sebuah kemampuan penting di balapan ketahanan. Dengan fondasi yang kuat, Hall dan Lowndes siap menjadi kombinasi yang patut diperhitungkan di Enduro Cup musim ini.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU