Jaspar Vaher, talenta muda binaan Toyota Gazoo Racing, resmi mengganti co-driver-nya. Setelah semusim berkompetisi bersama Rait Jansen di ajang Rally2, Vaher kini akan berpasangan dengan Janni Hussi—nama yang sudah malang melintang di World Rally Championship (WRC) sebagai navigator Teemu Suninen.
Keputusan ini diumumkan menyusul kesepakatan bersama antara Vaher, Jansen, dan tim. Manajemen menilai perubahan ini adalah langkah terbaik untuk perkembangan karier pembalap 19 tahun tersebut. “Setelah diskusi dengan Jaspar dan Rait, disepakati bersama bahwa perubahan adalah solusi terbaik untuk kelanjutan pengembangan Jaspar sebagai pembalap,” demikian pernyataan resmi Toyota.
Hussi bukan nama asing di paddock WRC. Musim ini ia mendampingi Teemu Suninen dan meraih kemenangan di WRC2 pada Reli Portugal. Pasangan itu juga dua kali naik podium kedua, di Swedia dan Estonia, serta finis kedua di Reli Finlandia. Prestasi itu membuat nama Hussi kian diperhitungkan sebagai salah satu navigator terbaik di kelasnya.

Suninen sendiri melepas Hussi dengan penuh apresiasi. Lewat unggahan di media sosial, ia menulis, “Kami akan membawa banyak kenangan indah dari musim WRC ini. Kami mencapai hal-hal hebat bersama, menjalani perjalanan fantastis, berbagi momen baik, dan merayakan hasil luar biasa. Saya sangat bangga dengan pencapaian kami dan sangat senang dengan kerja sama ini. Terima kasih atas kerja keras, komitmen, dan kenangan indah di sepanjang jalan.”
“Saya dengan tulus senang untukmu dan kesempatan baru dalam kariermu. Semoga sukses untuk masa depan dan semoga beruntung dengan babak baru kariermu,” tulis Suninen.
Bagi Vaher, tandem dengan Hussi akan menjadi ujian sesungguhnya. Musim ini ia mengumpulkan pengalaman di kejuaraan Finlandia dan Eropa bersama Jansen, termasuk debut WRC di Reli Estonia pada Juli lalu. Kini, dengan navigator berpengalaman di sisinya, ekspektasi terhadap perkembangannya pun meningkat. Mereka akan memulai kerja sama pada Reli 1000 Miglia, ajang aspal di Italia yang digelar 4–5 September.
Keputusan ini juga menegaskan komitmen Toyota Gazoo Racing dalam program pembinaan pembalap muda. Dengan menggandeng Hussi, yang sudah terbukti mampu membaca medan dan memimpin strategi di level dunia, Vaher diharapkan bisa mempercepat kurva belajarnya. Pertanyaan besarnya: akankah kombinasi baru ini langsung bersinar di 1000 Miglia? Kita tunggu aksinya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!