Menyusul kemenangan dominan secara keseluruhan di ajang Suzuka 1000km di Jepang, kolaborasi AO Racing dan Absolute Racing dipastikan kembali terjalin pada November mendatang untuk menghadapi salah satu balapan jalan raya paling ikonik di dunia. Aliansi di bawah bendera AO Racing by Absolute ini akan turun di FIA GT World Cup dalam rangkaian Macau Grand Prix yang berlangsung dari tanggal 19 hingga 22 November, dengan Laurin Heinrich dipercaya mengemudikan mobil Porsche 911 GT3 R bernomor start 8.
Seiring pergantian musim yang mengubah warna dedaunan, penampilan dinosaurus ikonik milik tim yang sangat digemari para penggemar balap ini turut mengalami metamorfosis total. Menyongsong akhir pekan bersejarah di Makau, balutan warna hijau khas sang dinosaurus bertransformasi menjadi warna merah krom menyala yang dipadukan dengan aksen emas yang elegan. Di dalam tradisi kebudayaan Tiongkok, warna merah merepresentasikan lambang keberuntungan besar, kemakmuran, serta perayaan kemenangan, menjadikannya kombinasi filosofis yang sempurna tatkala maskot yang dijuluki Chijin Rex atau 'Rotes Gold' tersebut bertekad menutup rangkaian musim kompetisi 2026 dengan pencapaian tertinggi.
Persiapan matang ini mengundang antusiasme tinggi dari para petinggi tim yang melihat potensi besar di sirkuit jalan raya Guia yang terkenal menantang. Tim meyakini bahwa kehadiran mobil dengan corak baru ini akan memberikan energi psikologis tambahan di tengah persaingan ketat kelas GT global. Karakteristik sirkuit yang sempit dengan tembok pembatas beton menuntut presisi tingkat tinggi dari setiap pembalap yang turun ke lintasan, terutama bagi tim yang baru pertama kalinya melakukan debut kompetitif di arena tersebut.

Langkah strategis ini sekaligus menandai penampilan perdana secara resmi bagi AO Racing di sirkuit jalan raya Guia yang legendaris, sekaligus melanjutkan momentum positif dari kemitraan sukses mereka bersama Absolute Racing. Sebelumnya, kedua organisasi terkemuka ini sempat menggabungkan kekuatan pada awal musim untuk menghadapi ajang ketahanan 1.000 kilometer di Suzuka. Pada balapan tersebut, Heinrich yang berpasangan dengan Alessio Picariello dan Julien Andlauer sukses menggebrak lewat mobil leluhur berjuluk Bushi Rex untuk mengamankan kemenangan mutlak, sekaligus mempersembahkan kemenangan perdana bagi pabrikan Stuttgart tersebut di ajang yang sama sejak tahun 1994 silam.
Bagi Heinrich sendiri, penunjukkan ini mempertegas statusnya sebagai salah satu pembalap pabrikan paling diandalkan di kancah balap ketahanan internasional. Perjalanan kariernya bersama skuad asuhan Gunnar Jeannette telah membuahkan berbagai hasil fenomenal, termasuk menguasai kelas GTD PRO di kejuaraan IMSA WeatherTech SportsCar Championship pada tahun 2024 lalu, sebelum terus konsisten mendulang trofi bergengsi bersama sang dinosaurus hijau hingga musim 2025 dan 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!