Valtteri Bottas dan Sergio Perez angkat bicara soal pergantian pimpinan tim Cadillac F1 yang mengejutkan, saat sesi media di Zandvoort, Kamis. Pekan sebelumnya, tim asal Amerika itu memecat Graeme Lowdon dari posisi prinsipal tim dan menunjuk mantan eksekutif Alpine, Marcin Budkowski, sebagai penggantinya.
Keputusan itu diumumkan di tengah libur musim panas Formula 1, hanya 11 balapan sejak debut tim. CEO Cadillac, Dan Towriss, kemudian mengungkapkan bahwa Lowdon baru diberi tahu pada pagi hari pengumuman tersebut. Bottas mengaku kaget dengan skala perubahan yang terjadi, terutama karena hubungan pribadinya dengan Lowdon, namun ia memahami bahwa tim perlu berbenah.
"Saya pikir sesuatu harus berubah," ujar Bottas. "Beberapa masalah yang kami hadapi terus berlarut-larut. Tapi saya tidak menyangka akan ada perubahan sebesar ini. Saya mungkin memperkirakan lebih banyak perubahan di pabrik. Sebagai pembalap, kami tidak selalu melihat apa yang perlu diubah dalam hal-hal besar, karena fokus kami jelas pada balapan dan performa."

Cadillac masih belum mengoleksi poin menjelang Grand Prix Belanda. Masalah keandalan dan teknis telah menghambat musim perdana mereka. Bottas menilai masalah rem yang berkelanjutan mungkin ikut memengaruhi keputusan manajemen, dan menyebut gaya kepemimpinan khas Amerika yang lebih reaktif.
"Mungkin iya. Dan saya pikir cara Amerika bisa lebih reaktif dan tiba-tiba dibandingkan cara Eropa dalam memimpin tim," tambah Bottas. "Saya rasa mereka tidak takut mengganti orang secara mendadak jika itu dianggap baik untuk masa depan."
Meski demikian, Bottas tetap menghormati jasa Lowdon. "Tentu saja ini memalukan karena Graeme harus pergi. Pertama, dia teman saya. Kedua, dia melakukan pekerjaan luar biasa dalam menyiapkan tim hingga bisa tampil di balapan pertama. Saya angkat topi untuk itu," pujinya.
Perez juga memuji kontribusi Lowdon, namun melihat kehadiran Budkowski sebagai peluang untuk mempercepat perkembangan tim. Ia menilai perubahan di tengah musim ini menunjukkan ambisi besar Cadillac. "Saya pikir Graeme berperan besar membawa Cadillac ke posisi sekarang, bersama GM dan Dan. Dia bagian dari sejarah tim ini," kata Perez. "Sekarang dengan Marcin, ini menarik. Saat ada pemimpin baru, perspektif baru datang. Kami harus memanfaatkannya."
Dengan tandem yang solid dan arah baru di pucuk pimpinan, Cadillac berharap bisa segera bangkit. Namun pertanyaannya, akankah perubahan ini cukup untuk mengangkat mereka dari dasar klasemen? Hanya waktu yang bisa menjawab.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!