Pedro Acosta sukses menjalani operasi kecil pada pergelangan tangan kanannya untuk mengobati carpal tunnel syndrome setelah mundur dari balapan GP Belanda 2026. Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh Red Bull KTM Factory Racing dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan MotoGP.com.
Masalah fisik tersebut muncul ketika Acosta harus menghentikan balapan di Assen karena mengalami mati rasa pada tangan kanannya. Pembalap Spanyol itu sebelumnya mengakui bahwa gangguan tersebut telah dirasakannya selama lebih dari satu tahun, sebelum akhirnya menjalani tindakan medis setelah putaran Belanda.
Menurut pernyataan resmi KTM yang dikutip MotoGP.com, operasi berjalan sukses pada Selasa, 30 Juni. Tindakan tersebut dilakukan untuk mengatasi tekanan pada saraf pergelangan tangan yang membuat Acosta kehilangan sensasi dan kontrol optimal saat membalap.

Fokus KTM kini beralih pada proses pemulihan Acosta sebelum MotoGP Jerman 2026 di Sachsenring. Seri tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10–12 Juli dan menjadi putaran penting sebelum fase berikutnya musim MotoGP.
Acosta dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis pada Kamis, 9 Juli, untuk menentukan apakah ia mendapat izin resmi tampil di Sachsenring. Jika dinyatakan fit, pembalap bernomor #37 itu akan kembali memperkuat KTM hanya kurang dari dua pekan setelah menjalani operasi.
Situasi ini menjadi ujian penting bagi Acosta dan KTM setelah akhir pekan sulit di Assen. Selain harus memulihkan kondisi fisik, tim juga perlu memastikan pembalap utamanya dapat kembali tampil kompetitif pada salah satu sirkuit paling teknis dalam kalender MotoGP.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!