SPONSORED

Paddon Podium Kedua di Paraguay, Masa Depan WRC Masih Abu-abu

Notifikasi
Luki Hidayatudin
Luki Hidayatudin
0
Paddon Podium Kedua di Paraguay, Masa Depan WRC Masih Abu-abu
TO NEWS OVERVIEW
Hayden Paddon during Rally Paraguay. Image: Hyundai Motorsport / Vincent Thuillier

Hayden Paddon tampil luar biasa di Reli Paraguay dengan mengamankan posisi kedua, sebuah hasil yang terasa seperti kemenangan bagi pembalap asal Selandia Baru tersebut. Dengan selisih 25,8 detik dari pemenang reli, Sami Pajari, Paddon memimpin upaya Hyundai di tengah reli yang penuh drama dan insiden.

Ini adalah podium kedua Paddon dalam empat start di WRC tahun ini, setelah sebelumnya finis ketiga di Reli Kroasia. Yang membuat hasil ini spesial adalah fakta bahwa ini adalah podium runner-up pertamanya sejak Reli Australia 2018. Sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa perjalanan panjangnya kembali ke puncak WRC membuahkan hasil.

Reli Paraguay menjadi ajang penyisihan yang kejam. Banyak pembalap unggulan tersingkir akibat ban bocor dan insiden, membuat mereka yang bertahan harus bermain cerdas. Paddon mengaku mengelola balapan dengan hati-hati sejak Jumat, menjaga jarak dengan pengejar di belakangnya. "Ada lebih banyak kecepatan di sana, tapi rasanya tidak perlu untuk menunjukkannya akhir pekan ini. Kami melakukan pekerjaan kami, posisi kedua hampir sama baiknya dengan kemenangan, terutama dengan perjalanan yang kami lalui," ujarnya.

Klasemen WRC 2026: Pajari Terus Mengancam Evans Usai Paraguay
Baca JugaKlasemen WRC 2026: Pajari Terus Mengancam Evans Usai Paraguay

Di sisi lain, rekan setim Paddon di Hyundai, Adrien Fourmaux, melengkapi podium ketiga dengan comeback luar biasa dari defisit dua menit, finis 40 detik di belakang Pajari. Hasil ini menunjukkan kekuatan tim Hyundai di gravel, meski Paddon mengakui mobilnya masih terasa asing baginya. "Mobilnya masih sedikit asing bagi saya. Ada hal-hal teknis yang bisa lebih baik untuk saya. Mobil sangat bagus di gravel," jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa ia banyak belajar tentang mobil selama reli ini dibandingkan saat tes pra-event.

ADVERTISEMENT

Kontrak Paddon dengan Hyundai musim ini awalnya hanya untuk tiga reli, namun penampilan impresifnya di Monte Carlo, Kroasia, dan Jepang membuatnya dipercaya tampil di Paraguay. Namun, masa depannya masih belum jelas. Masih ada tiga reli tersisa di kalender WRC tahun ini, dan belum ada satu pun yang mengonfirmasi keikutsertaan Paddon. Terlebih lagi, tahun depan WRC akan memasuki era regulasi baru yang belum sepenuhnya diputuskan oleh Hyundai.

Paddon pun merenungkan perjalanannya musim ini. "Saya sempat berpikir apakah orang-orang menganggap kami sebagai penandatanganan yang bersalah tahun ini, terutama setelah Monte Carlo. Tapi saya senang dengan kemajuan yang kami buat di aspal dan tahu bahwa kami diberi kesempatan yang sulit dengan reli yang kami jalani. Dari keberhasilan itu, kami mendapat hadiah reli ini. Saya melakukan banyak persiapan untuk melakukan yang terbaik," tuturnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Hyundai, pendukung Kiwi, dan tim PRG-nya di rumah, serta John, rekan setimnya yang telah 22 tahun bersama di dalam mobil. "Kami tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, tapi ini benar-benar perjalanan yang luar biasa. Dia legenda sejati," pujinya.

Setelah reli ini, Paddon akan kembali beraksi di Ashley Forest Rallysprint pada 19-20 September, di mana ia menargetkan rekor baru dengan Hyundai i20 AP4-nya. Namun, pertanyaan besar tentang masa depannya di WRC tetap menggantung, dan penggemar tentu berharap melihatnya kembali di ajang reli dunia.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU