SPONSORED

Alonso Selamatkan Aston Martin dari Pekan Sulit di Belanda

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Alonso Selamatkan Aston Martin dari Pekan Sulit di Belanda
TO NEWS OVERVIEW
Alonso Selamatkan Aston Martin dari Pekan Sulit di Belanda

Guenther Steiner meyakini bahwa finis poin Fernando Alonso di Grand Prix Belanda lebih disebabkan oleh kehebatan sang pembalap daripada oleh upgrade terbaru Aston Martin. Mantan prinsipal Haas itu menyebut hasil tersebut sebagai 'Fernando special'.

Aston Martin datang ke Zandvoort dengan paket upgrade power unit yang sangat dinantikan dari mitra mesinnya, Honda, setelah sebelumnya membawa mobil B-spec di Grand Prix Hongaria. Namun, hasil yang didapat tidak sesuai harapan. Lance Stroll dan Fernando Alonso masing-masing finis 17th dan 18th di sprint, serta start dari posisi 18 dan 19 di race utama.

Situasi semakin runyam ketika Stroll harus mundur akibat kerusakan yang dialaminya di lap pembuka yang kacau, setelah Max Verstappen mengalami kecelakaan. Sementara itu, Alonso justru tampil cemerlang dengan strategi satu pit stop yang agresif untuk mengamankan posisi kesembilan. Dua poin yang diraihnya di Zandvoort itu menggandakan total perolehan poin tim untuk musim ini.

Marquez Juara Aragon, Tapi Acosta Bintang Sebenarnya?
Baca JugaMarquez Juara Aragon, Tapi Acosta Bintang Sebenarnya?

Dalam podcast The Red Flags, Steiner mengungkapkan bahwa hasil tersebut lebih karena kehebatan Alonso di balik kemudi daripada peningkatan mobil. "Setelah apa yang saya lihat di hari Jumat dan Sabtu di sprint qualifying dan sprint, saya berpikir, 'Wow, sepertinya kita terlalu bereaksi berlebihan terhadap kebangkitan mereka.' Dan kemudian di kualifikasi untuk balapan, saya juga berpikir, 'Wow, ini tidak berjalan ke arah yang benar,'" ujar Steiner.

ADVERTISEMENT

"Ini adalah aksi spesial Fernando, melakukannya dengan satu kali pit stop. Itu yang menyelamatkan mereka. Dia mampu menjaga kecepatan yang layak, dan yang membantu mereka saat ini adalah ada tiga tim yang tertinggal jauh di belakang," tambahnya.

Dengan tiga poin yang semuanya diraih Alonso, Aston Martin kini duduk di posisi kesepuluh klasemen konstruktor. Alonso sendiri berada di urutan ke-19 klasemen pembalap. Meski demikian, Alonso tetap optimistis dengan arah pengembangan mobil, namun mengakui bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama Honda.

"Secara umum, kami masih belum berada di posisi yang kami inginkan dalam hal driveability. Downshifts dan engine braking terasa agak acak, tikungan demi tikungan," kata Alonso. "Jadi kami masih perlu menyempurnakannya, dan dengan defisit tenaga, kami masih kehilangan banyak waktu di lintasan lurus. Sekarang kami sudah cukup kompetitif di tikungan, kami perlu meningkatkannya. Tapi kami mencoba melakukan semua ini bersama-sama. Kami perlu memberikan waktu kepada Honda untuk mencari tahu apa masalahnya dan di mana harus memperbaikinya. Jadi saya senang, saya santai. Saya percaya pada Silverstone dan Sakura."

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU