Oliver Solberg datang ke Paraguay dengan modal percaya diri besar. Pebalap Toyota itu baru saja mencatatkan dua podium beruntun di kejuaraan dunia reli, dan kini membidik hasil manis di jalanan Amerika Selatan yang terkenal liar dan menantang.
Setelah finis kedua di Estonia dan Finlandia, Solberg jelas dalam performa terbaiknya. Namun tantangan kali ini berbeda—Paraguay bukan sekadar reli biasa bagi dirinya. Tahun lalu, ia sempat merasakan atmosfer ajang perdana WRC di negara tersebut, dan kesan yang ditinggalkan begitu mendalam.
“Paraguay menyelenggarakan acara luar biasa tahun lalu, dan sangat istimewa merasakan atmosfer serta semangat masyarakatnya,” ujar Solberg. Jalanan di sana juga meninggalkan kesan tersendiri—kombinasi unik antara trek cepat, tikungan sempit dan lebar, serta banyak lompatan dan turunan, dengan permukaan yang kadang licin.

Adaptasi ke Mobil Rally1
Namun perbedaan terbesar tahun ini adalah senjata yang dibawanya. Jika musim lalu ia tampil dengan mobil Rally2, kini Solberg mengandalkan Toyota Rally1 yang jauh lebih bertenaga dan downforce-nya besar. Itu mengubah cara ia menggeber di sektor cepat.
“Di tempat yang lebih cepat, kami merasa sudah di batas dengan mobil Rally2; dengan Rally1 dan downforce tambahan, kami bisa membawa kecepatan lebih, tapi saya perlu menyesuaikan diri seperti hampir di setiap reli tahun ini,” jelasnya.
Sejauh ini adaptasi Solberg berjalan mulus. Dua finis runner-up beruntun membuktikan kemampuannya beradaptasi cepat. Kini, targetnya sederhana: pertahankan tren positif tersebut di Paraguay.
“Setelah dua podium dalam dua reli terakhir, saya harap kami bisa melanjutkan tren ini,” pungkasnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!