Esteban Ocon resmi membuka pintu keluarnya dari Haas. Dalam sesi media day jelang Grand Prix Azerbaijan di Baku, pembalap Prancis itu menyatakan dirinya kini berstatus free agent untuk musim 2027. Pernyataan tersebut sontak menambah panas bursa transfer Formula 1 yang masih menyisakan beberapa kursi kosong untuk musim depan.
Pernyataan Ocon keluar saat ia berbicara dengan awak media di paddock Baku. “Saya menganggap diri saya free agent untuk 2027,” ujarnya singkat. Kalimat itu jelas bukan sekadar basa-basi. Kontrak Ocon bersama Haas memang akan berakhir pada akhir musim 2026, dan ia tampaknya sudah mulai mencari opsi lain demi mempertahankan karier di F1.
Ambisi Ocon untuk tetap berlaga di level tertinggi tidak main-main. Ia menegaskan bahwa pencapaiannya sejauh ini belum membuatnya puas. “Saya sudah 30 tahun, 10 tahun di F1, tapi saya masih punya banyak hal untuk diberikan. Menang satu balapan dan naik podium beberapa kali tidak membuat saya puas,” tegasnya. “Saya sudah menjalani hampir 200 balapan, tapi saya belum puas dengan hasil yang saya raih. Ketika saya melihat rekan-rekan setim yang berlomba memperebutkan pole position, di situlah saya ingin berada.”

Posisi Ocon di Haas memang tengah menjadi sorotan. Kursinya dikabarkan diincar oleh sejumlah pembalap muda, termasuk Leonardo Fornaroli dari Italia dan Rafael Camara dari Brasil. Manajemen Haas yang dipimpin Ayao Komatsu belum memberikan keputusan final soal komposisi pembalap mereka musim depan. Situasi ini membuat Ocon semakin terbuka untuk menjajaki peluang di tim lain.
Di sisi lain, Oliver Bearman justru menunjukkan sinyal sebaliknya. Pembalap muda Inggris itu secara efektif mengonfirmasi bahwa ia akan tetap bersama Haas hingga 2027. “Keputusan akhir bukan di tangan saya, tapi saya siap bertahan dengan Haas tahun depan. Saya pikir pada akhirnya akan seperti itu, dan jujur saja itu hasil yang bagus karena ini akan menjadi tahun ketiga kami bersama,” ungkap Bearman.
Kepercayaan diri Bearman tentu beralasan. Sebagai bagian dari akademi Ferrari, ia telah menunjukkan perkembangan pesat dan dianggap sebagai aset jangka panjang Haas. Sementara itu, Ocon yang notabene pembalap veteran harus bersaing ketat untuk mempertahankan tempatnya. Kontras antara keduanya semakin memperjelas arah kebijakan Haas yang cenderung mengutamakan talenta muda.
Bagi Ocon, langkah menjadi free agent adalah strategi untuk tetap relevan di bursa pembalap. Dengan pengalaman hampir 200 balapan dan satu kemenangan di GP Hungaria 2021, ia masih memiliki nilai jual. Namun, ia harus bersaing dengan banyak nama lain yang juga mengincar kursi di tim-tim papan atas maupun menengah. Beberapa tim seperti Sauber dan Alpine dikabarkan masih memantau situasi.
Yang jelas, pernyataan Ocon di Baku telah menambah dinamika pasar pembalap F1 menjelang 2027. Haas dihadapkan pada pilihan sulit: mempertahankan pengalaman Ocon atau memberi jalan bagi generasi baru. Sementara Ocon sendiri telah mengirim pesan tegas bahwa ia belum selesai dengan F1. Kini bola panas ada di tangan tim-tim yang masih mencari pembalap untuk musim depan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!