SPONSORED

Norris Bantah Teori Gaya Mengemudi Russell di F1 2026

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Norris Bantah Teori Gaya Mengemudi Russell di F1 2026
TO NEWS OVERVIEW
Lando Norris became the first non-Mercedes or Ferrari driver to win a Grand Prix at the Hungaroring

Lando Norris menolak pandangan George Russell bahwa gaya mengemudi tertentu menjadi kunci kesuksesan di bawah regulasi Formula 1 2026. Pembalap McLaren itu menegaskan bahwa kemampuan beradaptasi, bukan kesamaan gaya, yang membedakan performa para pembalap musim ini.

Musim 2026 menghadirkan perubahan teknis besar dengan power unit anyar dan konsep 'nimble car' yang mengubah peta persaingan. Beberapa pembalap yang sebelumnya terpuruk kini bangkit, sementara yang lain justru kehilangan momentum. Russell menyebut fenomena ini sebagai 'musim yang aneh' karena pembalap dengan gaya mengemudi serupa mendominasi.

Russell, pembalap Mercedes, mengamati bahwa dirinya, Charles Leclerc, dan Oscar Piastri kesulitan mengimbangi rekan setim mereka, sementara Max Verstappen tidak lagi mendominasi tim seperti era sebelumnya. Ia menilai pembalap seperti Lewis Hamilton, Andrea Kimi Antonelli, dan Norris memiliki gaya mengemudi yang mirip dan mampu memaksimalkan paket regulasi baru.

Hamilton Tegaskan Tak Minta Prioritas di Ferrari
Baca JugaHamilton Tegaskan Tak Minta Prioritas di Ferrari

Namun, Norris dengan tegas membantah teori tersebut. "Sejujurnya, saya tidak akan mengatakan gaya mengemudi saya cocok dengan mobil ini," ujarnya kepada media termasuk Motorsport Week. "Saya pikir gaya mengemudi saya bagus karena saya mampu beradaptasi lebih baik. Bukan berarti satu gaya tertentu yang berhasil."

ADVERTISEMENT

Norris menekankan bahwa ia tidak merasa memiliki gaya yang sama dengan Antonelli atau Hamilton. "Saya tidak mengemudi dengan cara yang sama seperti Kimi. Saya belum pernah melihatnya. Saya tidak tahu. Dia mungkin bisa memberi gambaran lebih baik. Dia juga bukan rekan setim saya, jadi saya rasa dia tidak bisa berbicara berdasarkan pengetahuan tentang itu," tambahnya.

Pembalap Inggris itu justru menyoroti adaptabilitas sebagai kekuatannya. "Adaptabilitas saya yang memungkinkan saya mengemudikan mobil yang saya punya. Saya pikir kekuatan saya adalah adaptabilitas terhadap gaya mengemudi yang berbeda," jelasnya. Ia juga mengakui bahwa musim lalu, awal musim lebih cocok untuk Oscar Piastri, menunjukkan bahwa faktor adaptasi berperan besar.

Pernyataan Norris ini mempertegas bahwa di era regulasi baru, fleksibilitas dan kemampuan membaca karakter mobil menjadi lebih penting daripada sekadar memiliki gaya mengemudi tertentu. Persaingan musim 2026 semakin menarik dengan narasi yang berkembang di paddock.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU