Debut latihan bebas Formula 1 yang dijalani oleh Nikola Tsolov di Autodromo Hermanos Rodriguez harus diwarnai oleh insiden unik yang menguji ketenangannya. Pembalap muda asal Bulgaria tersebut terpaksa berdiri di dalam kokpit mobil Racing Bulls setibanya di garasi setelah merasakan masalah sirkulasi darah yang ekstrem pada sesi latihan pertama Mexico City Grand Prix.
Kesempatan emas ini diberikan kepada Tsolov untuk menggantikan posisi Liam Lawson, di tengah persaingan ketat kursi balap reguler musim depan. Di sela-sela usahanya memikat manajemen tim, Tsolov justru harus menghadapi masalah fisik tak terduga yang ternyata pernah ia rasakan sebelumnya selama berlaga di ajang pendukung Formula 2.
"Saya pernah mengalami hal itu beberapa kali sebelumnya saat membalap di F2," ungkap Tsolov menjelaskan situasi di dalam garasi. "Masalahnya terletak pada jok yang sedikit lebih ketat dari yang kami inginkan di bagian kaki kanan saya. Aliran darah saya mendadak terhenti saat menginjak pedal gas secara penuh."

Lebih lanjut, pembalap berusia 19 tahun itu menceritakan bagaimana sensasi mati rasa tersebut merambat dengan cepat ke seluruh bagian kakinya hingga membuatnya kesulitan mengendalikan kendaraan secara normal di lintasan. "Ketika Anda menekan penuh pedal gas, posisi tubuh bergerak naik ke dalam jok dan itu menekan kaki Anda. Itulah yang terjadi hingga saya tidak bisa merasakan apa-apa lagi. Kaki saya praktis mati rasa total."
"Anda tentu tahu rasanya ketika mengalami kesemutan yang menusuk-nusuk. Awalnya saya pikir itu hal biasa dan akan baik-baik saja. Namun pada titik tertentu, saya benar-benar kehilangan kepekaan di kaki, jadi saya harus melompat keluar, meregangkannya, dan setelah dua atau tiga menit sirkulasinya kembali normal," imbuhnya.
Terlepas dari drama fisik yang sempat menghentikan sesinya lebih cepat, Tsolov mampu menyelesaikan total 28 putaran dengan catatan waktu yang hanya terpaut sepersepuluh detik dari rekan setim sementara akhir pekan ini, Arvid Lindblad. Performa solid ini membuktikan bahwa persiapannya yang minim melalui satu hari tes mobil lama di Imola dan sesi simulator di Faenza mampu membuahkan hasil kompetitif.
Saat ini, Tsolov juga tengah berjuang memperebutkan gelar juara dunia F2, berada tepat di belakang Rafael Camara dengan selisih tujuh poin jelang penutupan musim. Pengalaman debut Formula 1 yang berharga ini semakin memperkuat posisinya dalam radar bursa transfer pembalap untuk masa depan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!