Nicolo Bulega memilih untuk tidak ambil bagian dalam tes MotoGP 850cc bersama Pirelli yang digelar di Red Bull Ring, Senin (8/9). Keputusan ini diambil setelah pembalap Italia tersebut mengalami crash berat saat menguji prototipe Ducati 2027 di Mugello pekan lalu. Meski tidak mengalami cedera serius, Bulega memilih untuk tidak mengambil risiko menjelang putaran WorldSBK di Cremona akhir pekan nanti.
“Saya baik-baik saja, hanya terbentur,” ujar Bulega kepada Sky Italia. “Tapi saya sangat ingin menang di Cremona dan saya tidak mau mengambil risiko yang tidak perlu, apalagi mengingat cuaca di Austria beberapa hari ini.” Pernyataan ini menegaskan fokusnya untuk meraih hasil maksimal di kejuaraan dunia Superbike, di mana ia saat ini memimpin klasemen.
Bulega, yang juga menjalani peran sebagai pengembang MotoGP untuk Ducati, sejatinya menjadi salah satu nama yang sering disebut sebagai pembalap yang harus dikalahkan dalam sesi tes privat 850cc. Namun, prioritasnya saat ini adalah mengunci gelar WorldSBK 2026 secepat mungkin. Musim ini, ia hanya sekali kalah, yakni dari rekan setimnya di Aruba.it Ducati, Iker Lecuona, di Donington Park. Kemenangan di Cremona bisa membuatnya menyegel gelar lebih awal.

Tes di Red Bull Ring ini merupakan tes resmi Pirelli kedua yang terbuka untuk pembalap MotoGP. Seperti halnya di Brno pada Juni lalu, hanya dua atau tiga pembalap dari masing-masing pabrikan yang diperkirakan akan hadir. Ini menjadi kesempatan bagi para pengembang untuk mencoba kompon ban baru dan mengumpulkan data untuk musim depan.
Keputusan Bulega untuk absen tentu disesali oleh para penggemar yang ingin melihatnya beraksi di atas motor MotoGP. Namun, ini adalah langkah cerdas mengingat jadwal padat dan ambisi besarnya di WorldSBK. Cedera ringan yang dialaminya di Mugello bisa saja memburuk jika ia memaksakan diri, terutama dengan kondisi cuaca yang tidak menentu di Austria.
Bagi Ducati, absennya Bulega tidak terlalu mengganggu karena mereka masih memiliki pembalap lain yang bisa mengambil alih tugas pengembangan. Namun, data yang dikumpulkan Bulega selama ini tetap berharga. Sementara itu, fokus Bulega kini tertuju sepenuhnya pada Cremona, di mana ia berpeluang besar menutup musim dengan gelar juara.
Persaingan di WorldSBK musim ini memang didominasi oleh Bulega dan Lecuona. Keduanya telah menunjukkan performa konsisten, tetapi Bulega sedikit lebih unggul. Jika ia mampu mempertahankan momentum, gelar juara akan segera dalam genggaman. Cremona akan menjadi panggung pembuktian bahwa keputusannya untuk melewatkan tes MotoGP adalah yang terbaik.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!